Edukasi

Hadir di UM Bandung, Ghulam Qamri dari Pakistan Tegaskan Pentingnya FDI Ramah Lingkungan

×

Hadir di UM Bandung, Ghulam Qamri dari Pakistan Tegaskan Pentingnya FDI Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Bandung – Dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi tidak bisa lagi dilepaskan dari isu keberlanjutan. Hal tersebut ditegaskan oleh Ghulam Muhammad Qamri dari University of Sargodha Pakistan dalam seminar internasional bertajuk “From FDI to Green Finance: Incentivizing Clean Growth” yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Rabu (02/07/2025).

Qamri menyampaikan pandangannya bahwa Foreign Direct Investment (FDI) harus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang bersih dan berkelanjutan.

“Tidak semua FDI membawa dampak positif. Jika tidak disertai regulasi dan prinsip keberlanjutan, FDI justru bisa menjadi ancaman bagi lingkungan,” ucap Qamri.

Baca Juga:  Anwar Abbas Ingatkan Ancaman Krisis Global, Saatnya Umat Perkuat Ekonomi

Ia juga menyoroti perlunya insentif fiskal dan instrumen keuangan hijau untuk mendorong investor mengalokasikan dananya pada sektor ramah lingkungan.

“Green finance merupakan jembatan antara pertumbuhan dan kelestarian. Tanpa pendekatan ESG (Environmental, Social, and Governance), FDI bisa mengarah pada kerusakan jangka panjang,” ujar Qamri.

Dalam presentasinya, Qamri juga menampilkan riset yang menunjukkan bahwa sektor keuangan konvensional masih berkontribusi besar terhadap degradasi lingkungan.

Ia menyampaikan bahwa dibutuhkan sistem kebijakan terpadu antara bank sentral, lembaga keuangan, dan negara untuk mengarahkan arus investasi pada sektor hijau.

Baca Juga:  Belajar Kearifan Lokal, Siswa SMP Muhammadiyah PK Home Stay di Desa

“Kita perlu menciptakan pasar yang memberi keuntungan pada energi terbarukan, bukan pada polusi,” katanya.

Lebih lanjut, Qamri menjelaskan bahwa peran pemerintah dan akademisi sangat penting dalam mendorong perubahan ini.

“Institusi pendidikan seperti UM Bandung memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan generasi yang sadar akan ekonomi hijau,” ungkapnya.

Kerja Sama

Dalam acara tersebut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Bandung dengan University of Sargodha.

Baca Juga:  Green Iduladha, Seruan Perayaan Iduladha Ramah Lingkungan

Kerja sama ini meliputi pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, mobilitas dosen, pengembangan program akademik, dan kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ilmiah.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor II Ahmad Diponegoro, Kepala LPPM Ijang Faisal, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Ia Kurnia, dan beberapa tamu undangan lainnya.***(FK)