PMB UMbandung
News

Muhammadiyah Kaltim Gelar ToT SatuMu, Mantapkan Komitmen Transformasi Digital Organisasi

×

Muhammadiyah Kaltim Gelar ToT SatuMu, Mantapkan Komitmen Transformasi Digital Organisasi

Sebarkan artikel ini
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM, Samarinda — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur resmi memulai rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Training of Trainers (ToT) implementasi aplikasi Satu Data Muhammadiyah (SatuMu). Kegiatan ini menjadi langkah strategis persyarikatan dalam memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital.

Bertempat di Hotel Grand Sawit Samarinda, Sabtu (18/1/2026), kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 13 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Kalimantan Timur. Kehadiran para pimpinan daerah ini menandai keseriusan Muhammadiyah Kaltim dalam menyiapkan diri menghadapi tantangan pengelolaan organisasi di era digital.

Kegiatan Bimtek dan ToT SatuMu merupakan bagian dari roadshow nasional yang diinisiasi oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Project Management Office (PMO), serta tim Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) PP Muhammadiyah. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Lampung pada 16 Januari 2026.

Baca Juga:  Taktik "Aneh" Pelatih Shin Tae-yong Terbukti Efektif

Wakil Ketua PWM Kalimantan Timur yang membidangi MPI, Amir Hadi, menyampaikan optimismenya terhadap program digitalisasi ini. Menurutnya, ToT SatuMu menjadi awal babak baru dalam tata kelola persyarikatan Muhammadiyah yang lebih modern dan terintegrasi, meskipun membutuhkan keberanian dan kesiapan dalam proses awalnya.

Ketua PWM Kalimantan Timur, KH Siswanto, yang secara resmi membuka kegiatan, menekankan pentingnya penataan organisasi di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat. Ia meyakini bahwa implementasi SatuMu dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan organisasi, khususnya dalam pengelolaan data dan penguatan sumber daya manusia.

Baca Juga:  Amankah Jika Kita Menyimpan Data di Server Medsos?

KH Siswanto menjelaskan bahwa pemanfaatan basis data digital melalui SatuMu akan mempermudah pemetaan potensi kader di lingkungan Muhammadiyah. Akurasi data, menurutnya, menjadi kunci dalam menghasilkan keputusan yang tepat dan cepat demi kemajuan persyarikatan di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Ketua MPI PP Muhammadiyah Muchlas Arkanudin dalam paparannya menyoroti tantangan utama dalam transformasi digital, yakni pembentukan budaya baru dalam tata kelola organisasi. Ia menegaskan bahwa transformasi digital tidak cukup hanya dengan perangkat teknologi, tetapi membutuhkan perubahan cara berpikir dan cara kerja bersama.

Muchlas Arkanudin memaparkan bahwa transformasi digital Muhammadiyah bertumpu pada tiga pilar utama. Di antaranya hyper awareness atau meningkatnya kesadaran kolektif terhadap perkembangan teknologi.

Baca Juga:  Ar-Rahim: Rasa Sayang Yang Abadi

Lalu pengambilan keputusan berbasis data dan informasi. Kemudian kecepatan dalam merespons perubahan. Ketiga pilar tersebut dinilai menjadi fondasi agar Muhammadiyah mampu beradaptasi secara efektif di tengah dinamika zaman.

Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya identitas digital warga persyarikatan melalui Muhammadiyah ID dan e-KTAM. Aspek keamanan siber turut menjadi perhatian utama sebagai langkah melindungi data anggota dan aset organisasi dari berbagai ancaman digital.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, Muhammadiyah berkomitmen untuk memperkuat keterbukaan, akuntabilitas, dan kredibilitas organisasi. Kegiatan ToT ini diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh PDM di Kalimantan Timur untuk segera mengimplementasikan sistem SatuMu secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam menghadapi era revolusi digital.***

PMB UMBandung