UMBandung
News

Berbagi Kebahagiaan, MPKS PCM Panawuan Bersama Lazismu Santuni Puluhan Anak Yatim

×

Berbagi Kebahagiaan, MPKS PCM Panawuan Bersama Lazismu Santuni Puluhan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Garut — Dalam rangka menggembirakan anak yatim dan duafa di bulan Ramadan, PCM Panawuan, Garut, melalui Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) dan Lazismu KL Panawuan mengadakan santunan dan buka bersama anak yatim dan duafa se-PCM Panawuan yang berlangsung di Gedung Muhammadiyah Panawuan pada Ahad (07/04/2024).

Dalam bulan Ramadan kali ini, Lazismu Kl Panawuan dan PCM Panawuan melalui MPKS memberikan santunan serta buka bersama kepada anak yatim dan duafa se-Cabang Panawuan. Santunan ini bukan hanya kali ini, melainkan sudah menjadi kegiatan rutinan di bulan suci Ramadan.

Ketua KL Lazismu Cabang Panawuan Andri Febriana menjelaskan bahwa kegiatan ini dihadirkan untuk menggembirakan dan membahagiakan anak yatim piatu se-Cabang Panawuan.

“Tergeraknya hati muzaki dan mustahiq se-Cabang Panawuan yang mengsisihkan hartanya untuk diberikan kepada anak yatim sejumlah 70 orang khususnya di Panawuan serta mampu membahagiakan di bulan berkah ini,” ujarnya.

Sementara itu, MPKS PCM Panawuan, Anas Nasrulloh, mengungkapkan kaum duafa khususnya anak yatim itu ikut merasakan kehadiran Majelis Pelayanan Kesehjateraan Sosial (MPKS) dan Kl Lazismu PCM Panawuan.

Baca Juga:  Hukum Khodam dan Jimat Menurut Penjelasan Islam

“Umat muslim bukan hanya dituntut untuk melaksanakan ajaran agama, melainkan mampu merasakan. Pasalnya, sebagai umat Islam dapat memperkuat satu bangunan yang mana satu sama lain saling menguatkan dan merasakan,” ungkap Anas.

PCM Panawuan juga ikut serta dalam momentum kebahagiaan ini. Ketua PCM Panawuan Iwan Sumiarwan memberikan apresiasi serta harapan dan rasa kebahagiaan pada kegiatan ini.

“Apresiasi tinggi kepada Lazismu, MPKS, dan donatur yang telah menyisihkan hartanya dan waktunya dalam kegiatan santunan dan buka bersama serta memberikan harapan untuk bisa lebih tanggap dalam permasalahan sosial serta pemberdayaan sosial dalam mewujudkan konsep teologi Al-Maun itu sendiri,” tutur Iwan Sumiarwan.

Baca Juga:  Lima Karakteristik Utama Islam Berkemajuan

Suasana rasa bahagia di saat santunan yang berupa uang tunai dan bingkisan dibagikan kepada 70 anak-anak yatim. Kegiatan dengan tema “Berbagi Senyuman Dalam Kebersamaan” ini pun usai pada iftar bersama.***

PMB UM Bandung