BANDUNGMU.COM, Yogyakarta — Supaya tidak mengalami kesalahpahaman terhadap organisasinya sendiri, Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto menyarankan pimpinan dan warga Muhammadiyah supaya memiliki beberapa rujukan buku hasil pemikiran yang dirumuskan Muhammadiyah.
Demikian disampaikan oleh Agung Danarto dalam Dialog Ideopolitor gelombang II yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah di Unisa Yogyakarta dan diikuti oleh perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah-Aisyiyah (PWMA) serta organisasi otonom.
Agung mendorong supaya warga, kader, dan lebih-lebih pimpinan Muhammadiyah untuk memahami buku dan berbagai rujukan yang menjadi pondasi, ideologi, dan paham agama bagi Muhammadiyah.
“Sebagai pelanjut generasi Muhammadiyah yang kesekian tentu perlu untuk mengetahui dan memahami terlebih dahulu apa-apa yang menjadi pondasi dan aturan main yang ditetapkan oleh pendahulu kita dalam menggerakkan Muhammadiyah,” ungkap Agung seperti dikutip dari muhammadiyah.or.id pada Kamis (06/07/2023).
Oleh karena itu, Agung menyarankan warga dan pimpinan Muhamamdiyah supaya membaca beberapa buku saku, buku pegangan, majalah, termasuk media digital dalam memutar aturan main Muhammadiyah.
Apa saja? Beberapa di antaranya sebagai berikut.
- Surat Pengakuan Muhammadiyah Sebagai Badan Hukum
- Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah
- Himpunan Peraturan Organisasi Muhammadiyah
- Isu-isu Strategus Keumatan, Kebangsaan, dan Kemanusiaan Universal
- Risalah Islam Berkemajuan (Keputusan Muktamar ke-48 Muhammadiyah tahun 2022)
- Tanfidz Putusan Muktamar ke-48 Muhammadiyah
- Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM)
- Himpunan Putusan Tarjih Jilid I dan III
- Tafsir At-Tanwir
- Majalah “Suara Muhammadiyah”
- Majalah “Suara Aisyiyah”
- Media digital: muhammadiyah.or.id, suaramuhammadiyah.id, aisyiyah.or.id, dan suaraaisyiyah.id
Semoga Muhammadiyah tetap berdiri tegak dan semakin berkemajuan.***(FA)












