Islampedia

Judi Online Hukumnya Haram dan Banyak Merugikan

×

Judi Online Hukumnya Haram dan Banyak Merugikan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi judi online (Istockphoto).

BANDUNGMU.COM — Saat ini, seiring bertambah canggihnya teknologi, fenomena judi online menjadi salah satu masalah sosial yang sangat meresahkan.

Kegiatan ini telah menjangkiti berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan usia muda yang masih produktif.

Namun, penting bagi kita untuk menyadari bahwa judi online bukanlah sekadar hiburan, melainkan sebuah bahaya yang mengancam moral, keuangan, dan kesejahteraan kita.

Penggunaan judi online telah menjadi kecanduan massal yang mengkhawatirkan. Banyak orang, termasuk usia muda yang masih produktif, terperangkap dalam jaringan perjudian online.

Mereka terbujuk dengan harapan menghasilkan pasif income dari aktivitas ini. Namun, kenyataannya sangat berbeda.

Baca Juga:  Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah Akan Bahas Program Muktamar Hingga Isu Strategis

Hanya sedikit yang berhasil menghasilkan keuntungan, sedangkan yang lain semakin terjerumus dalam kemiskinan dan kemelaratan.

Sering kali para pemain judi online terlalu percaya diri dengan modal yang sedikit. Mereka berharap mendapatkan hasil yang besar, tetapi ini adalah angan-angan semata.

Faktanya tidak ada orang yang berhasil mengumpulkan kekayaan melalui perjudian. Sebaliknya, mereka kehilangan lebih banyak daripada yang mereka menangkan.

Para pemenang sejati dalam perjudian online hanyalah para bandar yang semakin kaya dengan menguras kantong para pemain.

Baca Juga:  Kriteria Capres-Cawapres Ideal Menurut Muhammadiyah

Dalam pandangan Islam, perjudian termasuk dalam kategori haram. Ini bukan sekadar pendapat pribadi, melainkan telah dinyatakan dalam Fatwa Tarjih PP Muhammadiyah.

Dalam Al-Quran, perjudian dinyatakan sebagai tindakan yang dilarang dalam surah Al-Maidah ayat 90.

Dengan demikian, setiap muslim yang berpegang pada prinsip-prinsip agamanya harus menjauhi praktik perjudian, termasuk judi online.

Pentingnya kesadaran akan bahaya judi online tidak hanya berkaitan dengan individu, tetapi dengan masyarakat secara keseluruhan.

Para pemuka agama dan tokoh masyarakat berperan penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjauhi judi online.

Baca Juga:  Semuanya Takdir Allah

Praktik perjudian ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi merusak hubungan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Keluarga yang terkena dampaknya sering kali mengalami konflik dan ketidakstabilan finansial.

Dalam rangka mengatasi masalah judi online yang merajalela, penting untuk menyadari bahwa perjudian hukumnya haram dalam Islam dan memiliki dampak yang merugikan.

Kita harus bersatu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjauhi praktik perjudian ini.

Dengan kesadaran dan tindakan kolektif, kita dapat memerangi kecanduan massal ini dan melindungi kesejahteraan individu serta masyarakat kita secara keseluruhan.***