UMBandung
Opini

Makna Penting Silaturahmi Pasca Lebaran: Membangun Kembali Koneksi Yang Berarti

×

Makna Penting Silaturahmi Pasca Lebaran: Membangun Kembali Koneksi Yang Berarti

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (Istockphoto)

Oleh: Sudarman Supriyadi, Peminat Literasi, Politik, dan Sosial-Keagamaan

BANDUNGMU.COM — Lebaran Idul Fitri, momen sakral bagi umat muslim di seluruh dunia yang diwarnai dengan berbagai kebahagiaan dan kebersamaan bersama keluarga serta kerabat terdekat.

Namun, ketika lebaran berlalu, sering kali terjadi penurunan intensitas komunikasi dan pertemuan antar sesama. Padahal, di balik kesibukan dan rutinitas, menjalin silaturahmi pasca lebaran memiliki makna yang mendalam dan penting bagi kehidupan seorang muslim.

Silaturahmi, bukan hanya berkunjung atau bertemu, melainkan lebih jauh lagi, silaturahmi mengandung makna membangun kembali koneksi yang berarti.

Baca Juga:  Hore! Pemerintah Tidak Larang Mudik Lebaran Tahun Ini

Ini merupakan momen untuk menguatkan tali persaudaraan, mempererat ikatan emosional, dan memperluas jaringan hubungan yang ada.

Dalam kesibukan sehari-hari, sering kali kita lupa betapa pentingnya memiliki sambungan emosional dengan orang-orang terdekat, baik secara fisik maupun melalui komunikasi.

Silaturahmi adalah sunah yang terkadang diabaikan oleh banyak orang. Padahal, di dalamnya ada keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

Mari jadikan silaturahmi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Bukan hanya sebagai tradisi, melainkan sebagai wujud cinta dan kasih sayang kepada sesama.

Baca Juga:  Konten Hoaks dan Rendahnya Literasi

Silaturahmi adalah jembatan untuk menyambung hati. Saat kita menjalin silaturahmi, kita juga membuka pintu-pintu kebaikan dan kesuksesan.

Oleh karena itu, jangan biarkan kesibukan memisahkan kita dari orang-orang yang kita cintai. Sejatinya kita bisa memanfaatkan momen pasca lebaran untuk menguatkan hubungan yang telah terjalin.

Perlu diingat bahwa silaturahmi bukan hanya tentang bertemu secara fisik, melainkan melalui pesan, telepon, atau media sosial.

Apa pun bentuknya, hal yang terpenting adalah niat tulus untuk menjaga dan memperdalam hubungan antar sesama.

Oleh karena itu, setelah lebaran usai, mari manfaatkan momen pasca lebaran ini untuk kembali bersilaturahmi dan membangun hubungan yang harmonis.

Baca Juga:  Kisruh Idul Fitri 1444 H, di Mana Peran Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag RI?

Mari kita saling mengunjungi, bertukar kabar, bahkan sekadar mengirimkan ucapan terima kasih atau doa untuk kebaikan satu sama lain.

Dengan demikian, kita tidak hanya mempererat hubungan. Namun, juga menyebarkan kebaikan dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh RA Kartini, “Lebih baik satu jam dalam silaturahmi daripada seribu tahun bersembunyi di dalam gua.”

Jadikanlah silaturahmi sebagai ladang kebaikan dan kedekatan sehingga setiap pertemuan menjadi berkat bagi kita semua.***

PMB UM Bandung