Menengok Kampung Rancabayawak yang Menjadi Habitat Burung Blekok

oleh -
Sejumlah burung blekok hinggap di rumpun pohon bambu. (Foto: Donny Iqbal).

BANDUNGMU.COM – Kampung Blekok ini bukan nama sebenarnya karena nama aslinya ialah Kampung Rancabayawak. Namum karena keberadaan burung blekok di kawasan itu, kampung tersebut dikenal dengan sebutan Kampung Blekok.

Ranca berarti rawa dan bayawak atau biawak adalah hewan sebangsa reptil yang masuk ke dalam golongan kadal besar.

Kampung di sini termasuk rawa purba karena cekungan di wilayah Bandung, tepatnya di Kampung Gedebage.

Menurut Ujang Safaat, Ketua RW 02, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, kebanyakan di kampung Gedebage menggunakan nama Ranca.

Ada kampung Rancameong, Rancabolang, Rancasagetan, Rancanumpang, Rancacili, Rancabiung, Rancaoray, Rancalamu, dan Rancabayawak.

Habitat yang ada di rawa selain ada ikan terdapat rumpun bambu, pada 1970 terdapat rumpun bambu di bantaran Sungai Cinambo sepanjang 60.000 meter.

Kawasan yang memiliki rumpun bambu ini menjadi habitat asli burung Blekok. “Seiring perubahan zaman, sekarang rumpun bambu tinggal delapan titik, adanya di Rancabayawak,” ujar Ujang.

Rumpun bambu itu menjadi sarang burung blekok, tempat berlindung dan tempat beranak pinak burung tersebut.

Di kampung Rancabayawak dulu ada 30 jenis burung yang datang ke rumpun bambu disini, sekarang tinggal lima jenis, yaitu burung kuntul kerbau, kuntul besar, kuntul kecil, burung koreak, burung blekok.

Kelima jenis burung itu sudah menjadi hewan yang dilindungi yang diatur dalam Perda Nomor 11 tahun 2005.

Jumlah burung berbulu putih serta berkaki dan berparuh panjang yang kerap menclok di rumpun bambu Kampung Rancabayawak, diperkirakan mencapai 2.800 ekor.

Ujang mengaku informasi jumlah burung-burung tersebut didapatkannya dari pengamat dan peneliti burung Bicon Universitas Padjadjaran yang datang ke kampungnya.

Jika Anda ingin melihat burung yang ada di kampung Rancabayawak, datang pukul 15.00 WIB karena pada jam itu, kelima jenis burung itu pulang ke sarangnya.

Kampung Rancabayawak ada tiga RT di RW 02, terdapat 71 kepala keluarga dan ada 226 orang yang menetap di sini. (Syarif Pulloh Anwari/Tribunjabar.id).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *