BANDUNGMU.COM – Kota Bandung berhasil merekrut Kader Relawan Muda yang masih bersekolah. Tercatat sedikitnya ada 10 orang siswa SMP dan SMA di Keluruhan Margasari yang aktif menjadi relawan RCCE Kota Bandung. Satu di antara 10 relawan ini adalah Satria.
Satria merupakan siswa SMA 21 Kota Bandung. Dia aktif di Karang Taruna Kelurahan Margasari. Selain aktivitasnya yang sangat mobile, satria juga memberanikan diri untuk mengikuti dan mendaftarkan diri menjadi relawan RCCE.
Karena passion yang ia jalani adalah aktivis organisasai, dengan adanya program relawan RCCE merupakan suatu tantangan tersendiri baginya.
Satria dan kawan-kawan lainnya sudah melakukan edukasi dan promosi kesehatan yang lainnya di Kelurahan Margasari. Tercatat sudah berjalan tiga bulan terakhir ini, satria aktif mengedukasi warga dengan cara door-to-door ke setiap rumah di Kelurahan Margasari agar tetap patuh protokol kesehatan dan ajakan vaksinasi. Selain itu, Satria juga aktif membagikan masker gratis pada warga.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi pegalaman yang baru bagi dirinya, terlebih ada pengalaman unik yang bisa dia rasakan. Ketika melakukan edukasi, ada yang menganggap dia sedang berjualan masker, ada yang menganggap dia sedang bercanda bikin konten, dan lainnya.
Itu semua Satria tanggapi dengan bijak dia mencoba menjelaskan pentingnya protokol kesehatan dan ajakan vaksinasi yang sangat bermanfaat.
Satu hal yang menjadi motivasi Satria mengikuti kegiatan ini adalah ingin mengakhiri pandemi Covid-19 segera mungkin.
Menurut Satria, waktu dia bermain dan nongkrong dengan temannya jadi tidak ada. Satria merasakan kebosanan yang luar biasa. “Stres kalau banyak duduk di rumah the,” katanya.
Oleh karena itu, Satria mencoba bersama teman-temannya melakukan kegiatan edukasi di sekolahnya. Satria memanfaatkan momentum sekolah untuk melakukan edukasi kepada teman, guru, dan orang–orang yang ada di lingkungan sekolahnya.
Selain mengedukasi protokol kesehatan 5 M dan vaksinasi, Satria juga membagikan selebaran tentang edukasi penangkal berita hoaks di media.
Satria dan kawan-kawan selalu membagikan kegiatan di story whatsapp-nya, dan itu semua konsisten mereka lakukan, sehingga kemudian sekolah mengangkat Satria menjadi Duta Kesehatan di sekolahnya.***(Muhammad Azis Dzikri)
