Sejarah Masjid Arroudhlah dan Shalat Tarawih

oleh -

Mamat Muhammad Bajri, M.Ag.
Ketua Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin Purwakarta

BANDUNGMU.COM- Keberadaan kampung Arab Yaman adalah sebuah kampung yang didalamnya terdapat sebuah komunitas orang-orang keturunan Arab Yaman yang terletak di Pasar Rebo Purwakarta, yang terletak di Kelurahan Nagri Kidul, mulai.

Keberadaan orang-orang keturunan Arab Yaman ini berada sejak Abad ke-21, tepatnya pada tahun 1885 orang-orang Arab Yaman mulai berdatangan ke Indonesia melalui kapal uap yaitu melalui jalur laut dan setelah itu menyebar ke kepulauan Indonesia, dan akhirnya menyebar di wilayah-wilayah Indonesia dan sampailah ke Purwakarta.

Setelah kedatangan orang-orang Arab Yaman ke Purwakarta lalu mereka membuka sebuah perkampungan dan mereka mulai berkembang di Purwakarta, selain berdagang orang-orang keturunan Arab Yaman ini, juga melakukan syi’ar Islam dan melakukan perniagaan.

Masjid Arroudhlah

Dan dari situlah orang-orang keturunan Arab mulai berkembang di Pasar Rebo. Terbentuknya orang-orang keturunan Arab Yaman ini ketika pada abad ke-20 tepatnya pada tahun 1900. Dengan terbentuknya orang-orang keturunan Arab Yaman ini mereka mulai membentuk sarana-sarana keagamaan, perekonomian dan pendidikan. Dalam keagamaan, orang-orang keturunan Arab Yaman ini mendirikan Mesjid, yaitu Mesjid yang bernama Ar-Raudlah.

Ketika anda mau shalat taraweh cobalah ikut shalat tarawih di mesjid Pasar rebo Namanya Masjid Arroudhlah. Masjid ini sudah puluhan tahun berdiri, bahkan usianya melebihi pasar rebo. Masjid ini berdampingan dengan Pasar rebo. Keunikan shalat tarawih di mesjid ini dimulai ketika shalat tarawih di mesjid lain sudah selesai. Shalat tarawihnya di mulai pukul 20.30. Kenapa harus malam? karena untuk menjaga jarak dengan waktu berbuka puasa supaya lebih santai.

Shalat Tarawih

Shalat taraweh di mesjid ini ada yang 11 Rakaat dan ada yang 23 Rakaat Yang kuat 11 Rakaat tinggal balik kanan, Yang hendak 23 Rakaat jalan terus hingga pukul 21.30 lepas shalat tarawih membaca doa dan shalawat sampai 30 Menit ke depan. Pada bilangan 12 rakaat shalat tarawih berhenti dulu, lalu menbaca doa-doa.

Selesai 23 Rakaat maka jamaah akan dihindangkan Kopi Jahe dicampur kapol dan aroma lainnya yang sangat enak sekali, bahkan diikonsumsi oleh orang yang memiliki riwayat maag pun aman dan kopi ini tidak ada yang jualan, anda mau cari ke cape-cape mana pun juga dijamin tidak akan menemukan. Kopi ini memang di racik secara profesional sejak puluhan tahun yang lalu dan sampai sekarang masih terus dilestarikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *