News

Luar Biasa! Mia, Mahasiswi UM Bandung Melaksanakan KKN Secara Individu di Daerah Terpencil

Mia Rahmati sedang membimbing anak-anak belajar (Foto: Dok. Mia Rahmawati)

BANDUNGMU.COM, Sumut – Pandemi covid-19 saat ini masih menyerang masyarakat Indonesia selama kurang lebih satu tahun sehingga aktivitas masyarakat menjadi terbatas. Termasuk kegiatan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Seperti yang dialami Mia Rahmawati salah satu mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) yang terpaksa harus melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di luar Kota Bandung.

Gadis berhijab ini melaksanakan KKN sendirian di Desa Lubuk Selo, Dusun II, Lubuk Pakam, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

”Lokasi KKN-nya ini masih di kampung nenek, kebetulan jaraknya kurang lebih 60 kilometer dari rumah, masih lumayan pedesaan banget tempatnya,” ucap Mia kepada redaksi bandungmu.com, Rabu 31 Maret 2021.

Biasanya KKN mahasiswa pada setiap kampus dilakukan secara berkelompok. Namun, Mia dengan tulus melakukan pengabdian kepada masyarakat tersebut secara individu.

Menurut Mia, KKN yang dilakukan secara individu itu dilakukan karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk kembali ke Bandung karena pandemik yang masih terus berlangsung.

Meskipun dilakukan secara individu, masyarakat dan anak-anak Desa Lubuk Selo Dusun II sangat membantu serta menemani Mia selama KKN. Sehingga dalam melaksanakan program KKN-nya Mia tidak merasa kesepian.

”Kepala desa dan masyarakat awalnya cukup kaget karena kan biasanya KKN identik dengan kelompok. Makanya mereka juga mengapresiasi saya karena meskipun individu tapi dapat melakukan beberapa program KKN dengan baik,” kata Mia.

Mahasiswi Ilkom semester akhir ini memfokuskan kegiatan KKN-nya ke arah edukasi warga. Misalnya menangkal dan meluruskan info hoaks yang tersebar di berbagai media terkait Covid-19.

Selain itu, Mia juga Mia membagikan masker, cairan disinfektan, alat pencuci tangan, menempelkan poster seputar Covid19, dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dari rumah ke rumah.

Dalam program pendidikan, Mia yang dibimbing oleh Ulfa Yuniati sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL), memberikan edukasi lainnya.

Misalnya mengajar bahasa Indonesia, bahasa Inggris, kebersihan lingkungan, dan materi lainnya untuk menunjang pendidikan anak-anak pada saat pandemi.

KKN yang dilakukan secara individu oleh Mia ini tidak menghalangi dirinya untuk tetap melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.

”Justru dengan cara ini, saya dapat membentuk jiwa yang tegas, disiplin, serta mandiri dalam melakukan kegiatan ataupun menyelesaikan masalah,” tutur Mia.

Ia berharap pandemi saat ini cepat berakhir agar masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Desa Lubuk Selo Dusun II dapat kembali beraktivitas dengan normal terutama di bidang pendidikan.***(FK)

Exit mobile version