Edukasi

288 Ribu Sekolah Indonesia Masuk Era Digital di Tahun 2025

sumber: Freepik

BANDUNGMU.COM, Bandung – Kabar seru buat dunia pendidikan! Tahun 2025, sebanyak 288 ribu sekolah di Indonesia mulai go-digital lewat program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Program Ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden No. 7/2025 yang mendorong pembelajaran modern dengan pengadaan smartboard, laptop, dan konten online untuk semua siswa, bahkan di daerah pelosok.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bilang, “Program ini wujudkan Indonesia Cerdas, biar belajar jadi lebih mudah dan merata. Kita kirim perangkat ke 288.865 sekolah, mulai tahap 1 sejak Agustus.” Telkom juga ikut bantu dengan infrastruktur internet murah, seperti Palapa Ring dan wifi sekolah, supaya anak-anak di 3T (terdepan, terluar, tertinggal) gak ketinggalan.

Anggarannya? DPR baru setujui pagu Kemendikdasmen untuk tahun 2026 sebanyak Rp56,68 triliun, naik dari tahun sebelumnya. Rinciannya: Rp27,29 T buat wajib belajar 13 tahun (termasuk beasiswa Indonesia Pintar untuk 18,59 juta siswa), Rp21,16 T untuk kualitas pengajaran, dan sisanya buat vokasi plus manajemen. Total anggaran pendidikan nasional capai Rp757,8 triliun, naik 9,8%!

Program ini lahir dari pengalaman pandemi, di mana banyak sekolah kesulitan melakukan kegiatan belajar mengajar secara online. Sekarang, dengan AI dan platform e-learning, guru bisa pakai virtual lab atau analisis data siswa. Presiden Prabowo Subianto meresmikan program ini dengan berkunjung langsung sekaligus menyediakan dan meninjau KBM dengan smartboard di SMPN 4 Bekasi November lalu. Lalu targetnya, selama program ini berjalan, semua sekolah punya 6 Intelligent Flat Panel (IFP) sampai 2029.

Para guru dan pakar senang nih. “Ini langkah besar kurangi kesenjangan digital, tapi butuh pelatihan guru biar maksimal,” kata pakar dari UI. Dampaknya? Diperkirakan literasi digital naik, dan putus sekolah turun di daerah timur.***(IK22/Ferta)

Exit mobile version