BANDUNGMU.COM, Samarinda – Pendidikan menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan berkualitas bagi semua, termasuk sekolah swasta, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memastikan keberpihakan pemerintah dalam sektor ini.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Kunjungan ini bertujuan untuk meresmikan beberapa gedung sekolah di Samarinda, sekaligus menegaskan peran penting sekolah swasta dalam pembangunan pendidikan nasional.
Dalam sambutannya, Wamen Fajar menyoroti kontribusi lembaga pendidikan swasta terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Timur. Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2024, IPM Kaltim mencapai angka 78,79, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka 75,02 dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 78,02.
Lebih lanjut, Wamen Fajar menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan keadilan dalam penyelenggaraan pendidikan. Salah satu kebijakan yang diambil adalah penerbitan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 1 Tahun 2025. Regulasi ini memungkinkan penempatan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di sekolah swasta.
“Guru swasta yang telah diangkat menjadi ASN atau P3K bisa kembali mengajar di sekolah asal,” tegasnya di Samarinda pada Jumat 21 Februari 2025
Kebijakan ini merupakan respons atas berbagai masukan dari penyelenggara pendidikan swasta terkait disparitas antara sekolah negeri dan swasta. Wamen Fajar mengakui bahwa sekolah swasta memiliki peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, bahkan jumlahnya lebih banyak dibandingkan sekolah negeri.
“Di daerah terpencil dan wilayah 3T, sekolah swasta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak,” jelasnya, sembari menyoroti kontribusi Muhammadiyah di Samarinda.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH Haedar Nashir dalam pidatonya turut menekankan pentingnya pendidikan dalam membangun peradaban bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat tiga pilar utama, yakni sumber daya manusia, pendidikan, dan ekonomi, guna mendorong kemajuan Indonesia.
“Jika kita ingin menjadi bangsa yang kuat dalam peradaban, maka kita harus memperkuat tiga pilar tersebut,” ungkap Haedar.
Dalam kesempatan ini, Wamen Fajar bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah meresmikan beberapa gedung pendidikan di Samarinda, termasuk SD Muhammadiyah 5, SD Muhammadiyah 2, SD Muhammadiyah 4 Terpadu, serta Gedung KH Mas Mansoer SMA IMBS.
Selain itu, turut diresmikan Masjid Hj Noorjenah di Pondok Pesantren Istiqomah Samarinda. Prosesi peresmian dan penandatanganan prasasti gedung dan masjid dipusatkan di Kompleks SD Muhammadiyah 5 Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.***












