PMB UMbandung
Islampedia

Dosen HKI UM Bandung: Ramadhan Momentum Perbaiki Komunikasi dan Kesiapan Keluarga

×

Dosen HKI UM Bandung: Ramadhan Momentum Perbaiki Komunikasi dan Kesiapan Keluarga

Sebarkan artikel ini
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM, Bandung – Dosen Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Diana Farid SAg SH MESy menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan peluang luar biasa bagi umat muslim untuk memperbaiki diri dan memperkuat fondasi keluarga.

Dia menyampaikan bahwa di tengah kesibukan mencari nafkah, komunikasi antara suami, istri, dan anak seringkali terabaikan. Ramadhan hadir sebagai waktu yang tepat untuk merajut kembali keharmonisan tersebut.

“Bulan Ramadhan adalah momentum penting untuk memperbaiki komunikasi dalam keluarga. Ini adalah waktu bagi kita untuk bersama-sama menjalankan ibadah dan menjalin silaturahmi yang lebih erat sehingga tercipta keluarga yang harmonis berdasarkan nilai-nilai Islam,” tuturnya saat mengisi kajian Ramadhan di YouTube UM Bandung pada Rabu (04/03/2026).

Baca Juga:  Rindu Allah

Selain komunikasi, Diana menyoroti fenomena calon pengantin yang seringkali hanya berfokus pada kesiapan materi. Menurutnya, kesiapan rohani dan mental jauh lebih krusial untuk membangun keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah telah merespons hal ini melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang menetapkan batas usia minimal menikah adalah 19 tahun. Regulasi ini bertujuan agar calon pengantin memiliki kematangan jiwa sebelum memasuki bahtera rumah tangga.

“Banyak pasangan yang belum siap secara rohani dan mental. Oleh karena itu, pemerintah juga mengimplementasikan program pelatihan pranikah melalui Kantor Urusan Agama (KUA) untuk membekali calon pengantin agar siap secara spiritual,” jelasnya.

Baca Juga:  Banyak Diburu Jelang Berbuka Puasa, Ini Cara Membuat Bala-bala di Rumah Yang Enak dan Renyah

Menghindari Perceraian

Diana mengingatkan bahwa pernikahan adalah ibadah yang berkelanjutan sepanjang hayat. Maka, persiapan yang menyeluruh—meliputi aspek fisik, materi, mental, hingga spiritual—menjadi kunci untuk menghindari faktor-faktor yang dapat memicu perceraian di masa depan.

Ia mengajak keluarga yang sudah terbentuk untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana meningkatkan amal ibadah dan taubat atas kesalahan masa lalu, mengingat Allah menjanjikan pahala yang dilipatgandakan di bulan suci ini.

Sebagai penutup, beliau memberikan pesan kuat bagi para calon pengantin dan keluarga Muslim agar memanfaatkan sisa waktu di bulan suci ini dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  UM Bandung Gelar Wisuda, Rektor: Tonjolkan Daya Saing dan Keahlian untuk Kurangi Pengangguran

“Jangan hanya mengandalkan materi, persiapkanlah diri secara lahir dan batin. Semoga Ramadhan tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat iman, ketakwaan, serta menjaga marwah keluarga agar tetap bersih dan senantiasa diridai Allah SWT,” pungkasnya.***(FA/FK)

PMB UMBandung