BANDUNGMU.COM, Bandung — Mahasiswa farmasi memiliki peluang berwirausaha yang lebih luas daripada sekadar membuka apotek atau bekerja di rumah sakit.
Peluang tersebut mencakup pengembangan produk perawatan kulit, kosmetik, hingga berbagai produk kesehatan yang dapat dikembangkan menjadi bisnis.
Wawasan itu dirasakan Aurelia, salah satu peserta Seminar Wirausaha 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Prodi Farmasi (Himprofar) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Sabtu (24/10/2026).
Mengusung tema “From Pharmacist to Entrepreneur: Membuka Peluang di Dunia Farmasi”, seminar ini berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan.
Ia mengikuti seminar tersebut untuk memperluas pengetahuan tentang prospek farmasi sekaligus mengenali peluang usaha yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.
“Menurut saya cukup menarik karena di farmasi kita biasanya cuma tahu kerjanya di apotek, rumah sakit, di klinik. Tapi ternyata farmasi itu bisa menyebar ke luar, bisa bikin produk juga, kayak skincare, kosmetik, dan lain-lain,” tuturnya.
Aurelia mengaku belum memiliki rencana khusus untuk membangun bisnis. Namun, seminar tersebut memberinya perspektif baru bahwa ilmu farmasi dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha di berbagai sektor.
Ia berharap kegiatan serupa lebih sering diselenggarakan, terutama bagi mahasiswa tingkat awal. Dengan begitu, mahasiswa dapat mengenali peluang bisnis sejak dini dan memperoleh inspirasi untuk merintis usaha sesuai bidang keilmuannya.
Ketua Pelaksana Seminar Wirausaha 2026 Mellycha Nur Sagita mengatakan bahwa mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan di luar kompetensi akademik.
Menurutnya, kemampuan membaca peluang, kreativitas, dan keberanian mengambil langkah menjadi bekal penting untuk membangun usaha di bidang farmasi.
Melalui seminar ini, Himprofar mendorong mahasiswa agar tidak hanya mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha.
Dengan pemahaman yang lebih luas tentang industri farmasi, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan potensi kewirausahaan secara kreatif dan berkelanjutan.***(Dinda/Fitria/Riski)
