Islampedia

Metode Hisab Penentuan Ramadhan Muhammadiyah Lebih Akurat dan Memberikan Kepastian

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti (Foto: muhammadiyah.or.id).

BANDUNGMU.COM, Bandung — Berdasarkan metode yang dipedomani dalam penghitungan kalender Islam modern, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mantap menetapkan puasa Ramadan 1444 H/2023 M dimulai pada Kamis (23/03/2023).

Tak hanya awal Ramadan, Muhammadiyah melalui rilis resminya juga mengumumkan Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Meski Muhammadiyah dalam prinsipnya mengedepankan otoritas kepakaran dan ilmu, modernitas, serta adaptasi teknologi paling mutakhir, penetapan awal Ramadan itu tetap mendapat kritik dari pihak tidak sepaham dengan ijtihad Persyarikatan.

Menanggapi kritikan itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menegaskan jika metode penentuan awal bulan yang dilakukan Muhammadiyah, yaitu metode hisab jauh lebih akurat secara ilmiah.

“Enggak mungkin perhitungan itu bisa meleset, enggak mungkin. Karena matahari, bumi beredar sudah mengikuti takdir Allah. Dzalika taqdirul azizil alim,” tegas Mu’ti seraya mengutip surah Yasin ayat 38 yang artinya “… dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.”

“Kalau takdir Allah (pada bumi dan benda-benda langit) sudah diketahui manusia, itu enggak mungkin meleset. Para ahli hisab itu jangankan memprediksi awal Ramadhan, gerhana itu saja bisa diprediksi terjadinya kapan, jam berapa, berapa lama, di posisi mana, itu jelas dan itu enggak meleset karena (sudah) takdir Allah,” imbuh Mu’ti.

Lebih lanjut, kemantapan Muhammadiyah terhadap metode hisab menurut Mu’ti adalah karena kepastian yang diberikan. Ulama dunia seperti Yusuf Al-Qaradhawi pun menurutnya juga sepemahaman dengan hal itu.

“(Peredaran benda-benda langit) itu hukum alam yang bersifat tabi’iyah yang tidak mungkin dia itu menyimpang dari itu,” tegas Mu’ti.***

___

Sumber: muhammadiyah.or.id

Editor: FA

Exit mobile version