BANDUNGMU.COM, Temanggung — Sebanyak 24 siswa-siswi dan 8 pendamping SD Muhammadiyah Temanggung telah selesai mengikuti program Student Exchange (pertukaran pelajar) di Malaysia dan Singapura selama lima hari.
Hal itu diungkapkan kepala Sekolah SD Muhammadiyah temanggung Triana Widiastuti di kantornya pada Jumat (16/06/2023).
Disampaikan Triana, di Malaysia dan Singapura para siswa mengikuti berbagai kegiatan baik yang bersentuhan langsung dengan sekolah tujuan maupun tugas-tugas mandiri.
Di antaranya kunjungan ke Brainy Bunch International School, Alhamra Islamic International School, dan Integrated Islamic School Shah Alam.
Dipilihnya sekolah kelas internasional dalam kunjungan kali ini karena SD Muhammadiyah Temanggung bersiap menerima transfer ilmu dan kolaborasi kurikulum dari sekolah tersebut yang dalam waktu dekat bisa diterapkan di SD Muhammadiyah Temanggung.
Sementara itu dalam dalam kunjungan ke Intergrated Islamic School Shah Alam, para peserta mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Prof Dr Hasni Mohammad (CEO Adni Islamic School Malaysia dan Spesial Advisor of Cambridge Internasional examination).
Ia meminta langsung kepada anak-anak untuk mengikuti kajian bersama beliau selepas magrib pada Jumat (16/06/2023) di Surau Mutiara Damansara dan dijamu makan malam di halaman Surau.
Dalam kajiannya, Prof Hasni menekankan kepada anak-anak untuk membiasakan membaca surah Al-Mulk dan Al-Waqiah sebelum tidur karena fadilah dari kedua surah Al-Quran tersebut sangatlah besar dan bermanfaat.
Momen mengharukan tergambar jelas saat perPisahan di mana Prof Hasni memeluk anak satu per satu dengan membisikkan semangat belajar dan berjuang di jalan Allah.
Kenalkan budaya
Sebagai ajang asah mental, para peserta Student Exchange SD Muhammadiyah Temanggung menampilkan Warokan dan tari Wonderful Indonesia di hadapan siswa IISSA dan Brainy Bunch kurang lebih satu jam dan mendapat apresiasi meriah dari pelajar kedua sekolah dan dewan guru.
Selain itu, Rausyan Fikri berhasil memukau penonton dengan personal speech-nya yang menerangkan sekilas tentang Temanggung dengan aneka kekayaan alam kulinernya sehingga mendapat apresiasi dari pengurus sekolah dengan diberikannya topi bertuliskan IISSA.
Pertukaran pelajar ini dikatakan salah satu pendamping, Triwinasis Budi Utami, menjadi nilai tambah yang positif sebagai bekal dalam proses pembelajaran bagi anak-anak.
“Sebagai calon pemimpin, anak-anak harus selalu berjalan dengan ilmu dan akhlak yang cukup. Berbagai kegiatan yang telah diikuti anak-anak merupakan ajang menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Namun, ilmu saja tidak cukup tanpa dimbangi dengan akhlak yang baik,” ucap Wiwin.
“Alhamdulillah selama perjalanan dari berangkat hingga pulang berjalan dengan lancar dan anak-anak bisa mandiri dengan kebutuhan pribadi dan mudah diarahkan sehingga semua agenda bisa berjalan sesuai rencana,“ pungkas Wiwin.***(Hans/FA)
