News

Strategi Fundraising Berbasis Digital, Lazismu Jabar Siapkan Amil Profesional dan Tepercaya

×

Strategi Fundraising Berbasis Digital, Lazismu Jabar Siapkan Amil Profesional dan Tepercaya

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Bandung — Lazismu Wilayah Jawa Barat (Jabar) menggelar Pelatihan Fundraising di Kantor Lazismu Jabar yang diikuti oleh para amil fundraiser dari seluruh daerah Lazismu se-Jawa Barat serta perwakilan kantor layanan Lazismu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan penghimpunan dana filantropi yang semakin dinamis.

Pelatihan fundraising ini bertujuan meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme amil dalam mengelola dana ZISKA (Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Keagamaan Lainnya) secara amanah, modern, dan berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk mencetak amil yang andal, memperkuat strategi penghimpunan dana baik secara digital maupun konvensional, serta menerapkan standar operasional pelayanan guna meningkatkan kepercayaan para muzaki.

Baca Juga:  Mengapa Literasi Digital Itu Penting? Simak Penjelasannya di Sini!

Antusiasme peserta tampak tinggi sepanjang pelatihan. Para amil aktif berdiskusi dan menggali berbagai strategi, khususnya dalam memaksimalkan potensi donasi melalui digital fundraising, optimalisasi ZISWAF, serta penguatan semangat kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat.

Anggota Badan Pengurus Lazismu Jabar, Setiawati, menyampaikan bahwa pelatihan ini mengusung semangat “Smart Fundraising for Excellent Amil” sebagai langkah strategis memperkuat posisi Lazismu sebagai lembaga filantropi Islam yang tepercaya.

Ia menegaskan bahwa Lazismu Jabar akan terus berupaya meningkatkan penghimpunan dana ZIS dengan proyeksi capaian target yang terus meningkat setiap tahunnya.

Baca Juga:  IMM Kota Bandung Minta Pemerintah Evaluasi PPKM Level 4

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Jabar, Iman Aryadi. Ia menekankan bahwa keberhasilan fundraising tidak hanya terletak pada penguasaan teori, tetapi pada kemampuan mengeksekusi strategi di lapangan.

Ia berharap para fundraiser dapat segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh guna meningkatkan profesionalisme dan mencapai target donasi demi keberlanjutan program-program Lazismu Jabar.

Direktur Utama Lazismu Pusat, Ibnu Tsani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya strategi retensi muzaki sebagai kunci keberhasilan lembaga filantropi.

Menurutnya, menjaga loyalitas dan kepercayaan muzaki melalui pembangunan hubungan jangka panjang akan menghadirkan ketenangan bagi muzaki sekaligus menjamin keberlangsungan program-program lembaga zakat.

Baca Juga:  Sekitar 51 Persen Penduduk Kota Bandung Adalah Milenial dan Gen Z

Sementara itu, Manager Digital & Retail Fundraising Lazismu Pusat, Muhammad Furqon, memberikan materi pelatihan crowdfunding melalui website urun dana digital.

Pelatihan ini membekali SDM Lazismu Jabar dengan keterampilan teknis dan strategi penggalangan donasi daring, mulai dari persiapan kampanye, penyusunan narasi dan storytelling, manajemen pendukung, hingga aspek legalitas.

Sebagai lembaga amil zakat yang modern dan berkemajuan, Lazismu Jabar terus menunjukkan kinerja yang progresif dan berprestasi. Melalui inovasi sosial, manajemen profesional, dan komitmen pelayanan umat, Lazismu Jabar berupaya menjadi garda terdepan dalam pengelolaan dana ZIS yang amanah serta berdampak luas bagi masyarakat Jawa Barat.***