BANDUNGMU.COM — Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) akhirnya menyumbangkan 100 juta untuk penggembira Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah Cianjur agar tetap bisa berangkat ke Solo.
Seperti diberitakan oleh bandungmu.com dua bulan lalu bahwa penggembira Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah asal Kota Tauco itu batal menghadiri perhelatan akbar lantaran uang untuk keberangkatan diselewengkan oleh salah satu karyawan agen travel.
Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, yakni 90 juta rupiah. Dana sejumlah itu merupakan biaya untuk menyewa 3 bis pulang pergi Cianjur-Solo dan Solo-Cianjur.
Musibah yang menimpa warga Muhammadiyah di Cianjur itu pun menyebar luas, terutama di kalangan warga persyarikatan. Termasuk sivitas Uhamka.
Sebagai bentuk kepedulian atas kejadian itu, maka Uhamka, salah satu kampus terkenal di Jakarta tergerak untuk membantu mereka.
PDM Cianjur ucapkan terima kasih
Informasi mengenai hal ini disampaikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cianjur, Kamis 15 September 2022.
Sekretaris PDM Cianjur, Heru Khoerudin, melalui rekaman suara yang dikirimkan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Cianjur, Heri Herawan, kepada bandungmu.com mengatakan berterima kasih atas bantuan Uhamka.
“Terima kasih kepada rektor Uhamka telah bantu kami memberangkatkan rombongan penggembira Muktamar ke Solo, insyaallah 3 bis,” kata Heru Khoerudin.
Heru mengakui bahwa musibah yang menimpa jemaahnya menyebabkan mereka tidak jadi menghadiri Muktamar ke-48 di Solo pada 18-20 November mendatang.
Namun, sambung Heru, kejadian penipuan itu lalu ia sampaikan ke panitia pusat Muktamar.
“Panitia pusat menyambungkannya ke Uhamka. Dari sana, lalu Uhamka memberikan dana 100 juta,” ungkap Heru.
Berharap Uhamka makin maju
Atas budi baik dan perhatian Uhamka, Heru berharap kampus yang saat ini dipimpin oleh Prof Dr Gunawan Suryoputro semakin maju.
“Mudahan-mudahan pak rektor tetap sehat dan Uhamka terus berkembang dan berkemajuan,” tutur Heru.
Selain itu, kabar gembira ini pun disambut antusias oleh para penggembira Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah Cianjur.
“Alhamdulillah semua senang dan semangat akhirnya ada keajaiban,” papar Heri Herawan selanjutnya.
Adapun mengenai keberangkan ke Solo, pungkas Heri, akan berangkat sebelum acara pembukaan Muktamar.
“Pokoknya sehari atau dua hari sebelum pembukaan, para penggembira dari Cianjur siap berangkat,” tutup Heri. *** (CH)
