UMBandung
Opini

White Konversa: Mocktail Berbahan Dasar Tape

×

White Konversa: Mocktail Berbahan Dasar Tape

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Bandung — Tape atau peuyeum merupakan makanan ringan (kudapan) khas Indonesia. Kudapan ini berbahan dasar singkong yang kemudian difermentasi menggunakan ragi dan didiamkan selama 2-3 hari sehingga memilki rasa manis dengan tekstur lembut. Fakta menarik dari kudapan satu ini adalah kandungan gizinya yang tak kalah ketimbang makanan fermentasi lainnya, seperti yogurt, keju, tahu, dan tempe. Tape/peuyeum juga bisa menjadi sumber energi dalam menu diet.

Kudapan ini memilki banyak peminat sehingga banyak inovasi makanan olahan dari tape, seperti bolu dan kue. Tape atau Peyeum ini dapat juga diolah menjadi minuman. Salah satu coffee shop bahkan berinovasi menjual minuman mocktail dengan bahan dasar tape. Coffee shop ini bernama Konversa Coffe, yang terletak di Antapani, Bandung. Menu minuan tersebut adalah White Konversa yang dijadikan sebagai minuman signature coffee shop tersebut.

Taufan (24) sebagai salah satu owner Konversa Coffe menjelaskan bahwa menu White Konversa ini terinspirasi dari minuman khas dari Jawa yaitu wedang tape yang kemudian dibuat versi modernnya yaitu, White Konversa.

White Konversa atau minuman tape ini tidak hanya menggunakan tape sebagai bahannya, tapi juga dicampur dengan bahan lain, yaitu gula dan beberapa jus buah. Cara membuatnya menggunakan metode shaking sehingga minuman ini termasuk kategori mocktail.

Langkah pertama untuk membuat minuman ini adalah; masukan tape dan gula ke dalam shaker lalu muddles (hancurkan) dengan alat penghancur sampai merata dan tidak ada tape yang menggumpal. Setelah itu, masukan jus apel, jus nanas, dan es batu secukupnya dan  dishake (kocok) sampai minuman tercampur rata. Setelah dishake tuang kedalam gelas yang sudah di sediakan dan beri garnish daun mint diatas nya, minuman pun siap disajikan.

Baca Juga:  Kontinuitas Mujahadah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya

White Konversa memiliki tekstur kental dengan warna putih kecoklatan, dan rasa yang manis juga creamy dengan sedikit rasa asam. Meskipun begitu, minuman ini tidak menghilangkan rasa khas dari tape itu sendiri. Selain rasanya yang enak, minuman ini juga bisa sebagai alternatif menu diet untuk orang yang berkunjung ke coffee shop ini.

Menurut barista dari coffee shop ini, peminat dari White Konversa cukup banyak. Walaupun tape merupakan makanan tradisional dan terkesan kolot, akan tetapi banyak dari kalangan anak muda yang menjadi peminat dari minuman ini, sebagian ada yang tertarik untuk mencoba dan juga ada yang melakukan repeat order.***

Baca Juga:  Ramadhan dan Revolusi Hati

Penulis, Kelompok 6: Allium Djayadikarta (200208014), Anggun Salma Fauziah (200208019), Fathia Uswatun Hasanan (200208046), Hanas Pramudya Tama (200208057), Muhammad Furqon Alhafizhuddin (200208095), Zairie Luthfia Anas (200208168)

Seedbacklink