News

Lewat Dongeng, FKPT dan BNPT Ajak Siswa Cintai Perdamaian

×

Lewat Dongeng, FKPT dan BNPT Ajak Siswa Cintai Perdamaian

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Bandung – Suasana riang dan penuh tawa mewarnai Aula SDN 07 Cinunuk, Kabupaten Bandung, pada Rabu (11/09/2025).

Sebanyak 100 siswa kelas 5 dan 6 mengikuti kegiatan Cerita dan Inspirasi Anak Bangsa (CINTA) bertema “Satu Cinta Seribu Cerita” yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat bersama BNPT RI.

Dari jumlah itu, 20 siswa mengikuti secara luring di Jakarta bersama BNPT, sementara 80 siswa lainnya bergabung secara daring dari Bandung.

Acara ini dibuka oleh perwakilan BNPT dan menghadirkan storyteller nasional Hendra Bawole yang piawai membawakan kisah inspiratif. Tim FKPT Jawa Barat juga hadir langsung dipimpin oleh ketuanya dan disambut hangat oleh pihak sekolah.

Baca Juga:  Teken MoU Dengan Hitit University Turkiye, UMB Perluas Jaringan Kerja Sama Internasional

Sejak awal, suasana keceriaan begitu terasa. Hendra memikat perhatian anak-anak lewat dongeng penuh ekspresi yang mengangkat nilai kepahlawanan, persahabatan, dan keteladanan.

Kisah tentang Siti Jenar, Dewi Sartika, ayam dan tokek, hingga kelinci dan kura-kura membuat siswa tertawa lepas sekaligus menyerap pesan moral seperti semangat pantang menyerah, menghormati orang tua, serta pentingnya toleransi dan kerjasama.

Tak hanya mendengarkan dongeng, para siswa juga diajak menulis dan membacakan surat di depan teman-teman. Lima anak terpilih menyampaikan suratnya, mulai dari pesan menyentuh untuk presiden, guru, hingga ungkapan kasih sayang kepada orang tua. Aktivitas ini melatih keterampilan menulis sekaligus keberanian berbicara di depan umum.

Baca Juga:  Ridwan Kamil: Pemimpin Yang Baik Selalu Mendengarkan Nasihat Ulama

Kepala SDN 07 Cinunuk menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai program CINTA sangat bermanfaat untuk menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, dan perdamaian sejak dini.

Ketua FKPT Jawa Barat menambahkan, program CINTA merupakan bagian dari upaya pencegahan paham radikalisme melalui cara edukatif yang menyenangkan. Ia berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi tangguh, berani bermimpi, dan mampu menghargai perbedaan.

Di akhir acara, wajah ceria para siswa menjadi bukti keberhasilan kegiatan ini. Mereka pulang dengan pengalaman berharga dan semangat baru untuk menjadi anak bangsa yang santun, toleran, dan penuh cinta.

Baca Juga:  Selama Pandemi Covid-19, Saepul Adnan: ”Pangan Segar Asal Tumbuhan Banyak Dicari dan Dibutuhkan Masyarakat”

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pencegahan kekerasan dan radikalisme bisa dilakukan dengan cara kreatif, penuh kasih, dan tetap menyenangkan.***