PMB UMbandung
Opini

Mengapa Hidup Minimalis Semakin Populer di Kalangan Gen Z?

×

Mengapa Hidup Minimalis Semakin Populer di Kalangan Gen Z?

Sebarkan artikel ini
PMB UMBandung

Tren hidup minimalis semakin populer di kalangan Gen Z dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Gaya hidup ini tidak hanya soal merapikan kamar atau mengurangi belanja, tetapi menjadi cara berpikir baru bagi anak muda yang ingin hidup lebih tenang, mandiri, dan bermakna.

Fenomena ini terlihat jelas di media sosial. Banyak kreator Gen Z membagikan konten tentang decluttering, simple living, no spend challenge, hingga capsule wardrobe. Namun pertanyaan muncul: mengapa generasi ini memilih minimalisme?

Salah satu alasannya adalah tekanan sosial dari media digital. Berbagai tren fesyen, estetika kamar, hingga gaya hidup mewah sering kali membuat anak muda merasa tidak pernah cukup. Minimalisme hadir sebagai jalan keluar dari overstimulasi tersebut.

Baca Juga:  Kuliah Penting atau Tidak? Saatnya Melihat Realitas dengan Jujur

Seorang kreator TikTok, Nafisa Rachmi, menegaskan bahwa minimalisme bukan sekadar gaya estetika.
“Bagi Gen Z, minimalisme adalah bentuk perlawanan terhadap hidup yang terlalu ramai. Mereka ingin ruang mental yang lebih lapang,” ujarnya.

Meski begitu, masih banyak yang salah paham. Hidup minimalis bukan berarti tidak boleh belanja. Prinsipnya adalah membeli barang yang benar-benar dibutuhkan, memilih produk yang awet, dan mengutamakan fungsi dibanding tren sesaat.

Bagi banyak anak muda, minimalisme menjadi pilihan untuk hidup yang lebih sadar, lebih berkualitas, dan lebih selaras dengan kebutuhan diri sendiri.***(IK22/Resna)

PMB UMBandung