UMBandung
News

Bentuk Nyata Dakwah Kepada Masyarakat, Klinik PKU Muhammadiyah Subang Gelar Khitanan Massal

×

Bentuk Nyata Dakwah Kepada Masyarakat, Klinik PKU Muhammadiyah Subang Gelar Khitanan Massal

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Subang – Klinik Pratama PKU Muhammadiyah A Saefullah ZM Subang, Jawa Barat, bekerja sama dengan Lazismu Kantor Layanan RS Muhammadiyah Bandung menggelar khitanan massala pada Sabtu (17/02/2024).

Kegiatan bakti sosial (baksos) khitanan massal dilaksanakan di Jalan D Kartawigenda Nomor 27 yang merupakan lokasi berdiri Klinik PKU Muhammadiyah A Saefullah ZM.

Klinik PKU Muhammadiyah A Saefullah ZM sendiri merupakan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) milik Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Subang.

Acara khitanan massal dihadiri Pj. Bupati Subang Dr Imran, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Dr Maxi, Ketua PDM Subang, Ketua PDA Subang, Camat Subang, Kapolsek Subang Kompol Yayah Rokayah, dan para tamu undangan lainya.

Baca Juga:  Keyakinan Muhammadiyah Soal Hari Kiamat dan Kemunculan Imam Mahdi

Herbs Kepala Klinik PKU Muhammadiyah Subang Ramna Ningsih mengatakan bahwa tujuan kegiatan khitanan massal ini untuk menolong sesama dengan menyasar anak yatim dan kurang mampu.

“Memberikan pelayanan khitanan massal kepada pada anak kurang mampu dan anak yatim,” ungkap Ramna.

Oleh karena itu, Ramna berharap program khitanan massal bisa terus berkelanjutan dan kemitraan bersama RS Muhammadiyah Bandung selalu terjaga.

Total ada 51 anak yang berasal dari beberapa kecamatan di sekitaran Klinik PKU Muhammadiyah Subang yang mengikuti khitanan massal.

Baca Juga:  UAI, UAD, dan UM Bandung Sukses Gelar World Food Day, Hadirkan Sejumlah Ahli  

Seluruh anak ditangani langsung oleh dokter dari RS Muhammadiyah Bandung dan Klinik PKU Muhammadiyah Subang. Metode khitan yang digunakan adalah dengan metode sunat laser.

PDM Subang melalui Bendaharanya, Irfan Azzaki, bersyukur atas terselenggaranya khitanan massal yang berjalan sukses.

Menurut Irfan acara ini menjadi bukti pelaksanaan dakwah PDM Subang kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini menjadi gerakan dakwah amar makruf nahi munkar khususnya di bidang layanan kesehatan,” ujar Irfan.

“Acara khitanan massal ini menjadi yang pertama kali senjak dua tahun klinik ini beroperasi pada September 2022,” tandas Irfan.***(Rija Nurfalah Silmi)

Seedbacklink