BANDUNGMU.COM, Bandung — SMP Muhammadiyah 8 Bandung menggelar acara deklarasi sekolah anti kekerasan dan perundungan di Taman Hutan Raya Ir H Djuanda (Tahura) Bandung pada Sabtu (20/07/2024). Acara ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan serta perundungan.
Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf SMP Muhammadiyah 8 Bandung ini, kepala sekolah menyampaikan bahwa pendidikan perdamaian dan disiplin positif merupakan pilar utama yang diterapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah.
“Kami percaya bahwa dengan menanamkan nilai-nilai perdamaian dan menerapkan disiplin positif, siswa akan berkembang menjadi individu yang berkarakter, empati, dan mampu berkontribusi positif di masyarakat,” ujar kepala sekolah.
Deklarasi ini juga melibatkan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, seperti lokakarya, permainan tim, dan sesi diskusi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menghindari kekerasan dan perundungan. Selain itu, para siswa juga diajak untuk berpartisipasi dalam penandatanganan komitmen bersama sebagai simbol keseriusan mereka dalam menjaga lingkungan sekolah yang harmonis.
Dalam sambutannya, salah satu perwakilan siswa menyatakan, “Kami berjanji untuk saling menghormati dan mendukung satu sama lain. Kami akan menjadi teman yang baik dan tidak akan terlibat dalam tindakan perundungan.”
Dengan deklarasi ini, SMP Muhammadiyah 8 Bandung berharap dapat menjadi pelopor dalam gerakan anti kekerasan dan perundungan di kalangan sekolah-sekolah di Kota Bandung. Sekolah ini juga berkomitmen untuk terus mengadakan program-program yang mendukung terciptanya budaya perdamaian dan disiplin positif di lingkungan sekolah.
Semoga dengan langkah ini, SMP Muhammadiyah 8 Bandung dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berperilaku baik, sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh sekolah.***(CA)









