UMBandung
News

Dosen PGPAUD Universitas Islam Bandung Sukses Gelar Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun di Cicalengka

×

Dosen PGPAUD Universitas Islam Bandung Sukses Gelar Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun di Cicalengka

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi istimewa.

BANDUNGMU.COM, Bandung – Dosen prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Islam Bandung (UNISBA) sukses menggelar kegiatan Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun (Block Building) pada Guru Raudhatul Athfal di Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Acara tersebut diselenggarakan selama satu hari, yakni pada Kamis (22/05/2024), dan diikuti oleh dua orang panitia, yaitu Via Eka Lestari dan Farhah Fitrotun Nisa.

Hampir seluruh anak usia dini pada semua lembaga PAUD tidak memahami cara efektif bermain balok membangun. Di samping itu, guru juga kesulitan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolahnya.

Baca Juga:  Ikhtiar Atasi Kasus Stunting, Mahasiswa KKN UM Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan

Hal itulah yang menjadi latar belakang kegiatan ini diadakan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh guru di lapangan.

Cara menghadapi kesulitan guru dalam memanfaatkan media balok membangun untuk menstimulasi kreativitas anak adalah melalui pelatihan teknik bermain balok.

Kegiatan PKM ini terdiri atas tiga rangkaian, di antaranya materi Penerapan Pembelajaran STEAM (sains, technology, engineering, art, mathematic) yang disampaikan oleh Arif Hakim SPd MPd.

Arif menjelaskan bahwa pembelajaran STEAM dapat menjadi stimulasi dalam membangun kecakapan berpikir tinggi (higher order thinking skills [HOTS]) serta memberikan pengalaman kontekstual bagi anak melalui bereksplorasi dan bermain.

Baca Juga:  Haedar Nashir Ingatkan Kepemimpinan Nasionalis dan Agamis Jangan Dikotomis

“Selain itu, anak juga akan mendapatkan pengalaman secara langsung (hands on experience). Kemudian bisa menumbuhkan sikap positif terhadap berbagai ilmu, misalnya sains dan matematika. Lalu bisa menumbuhkan rasa ingin tahu pada anak, kemudian membangun kepekaan dan empati terhadap kondisi di sekelilingnya,” ujar Arif.

Materi selanjutnya terkait Kurikulum Merdeka Belajar Merdeka Bermain disampaikan oleh Dr Masnipal SPd MPd. Dalam materi kurikulum merdeka bermain banyak menguraikan terkait landasan filosofis perubahan kurikulum di PAUD.

Baca Juga:  Muhammadiyah Terus Bangun Wadah Pengembangan Seni Budaya

Selain itu, diuraikan pula soal muatan kurikulum merdeka bermain sampai pada langkah-langkah menyusun modul ajar di TK.

Materi ketiga yang mengupas tentang Pelatihan Bermain Konstruktif Balok Membangun (Block Building) dipandu juga Dr Masnipal SPd MPd. Pada prakteknya peserta diberikan pemahaman terkait macam-macam balok yang digunakan. Kemudian bentuk dan contoh kegiatan bermain balok sampai dengan simulasi permainan balok membangun.***

PMB UM Bandung