BANDUNGMU.COM, Bandung – Sebagian orang Indonesia beranggapan bahwa buka puasa tanpa ada gorengan rasanya kurang lengkap. Seakan-akan ada yang tidak lengkap.
Lantas seperti apakah makan gorengan saat buka puasa agar tetap sehat dan tidak merugikan badan?
Pakar kesehatan Fanny R Imannuddin menganjurkan penggunaan tepung singkong atau mocaf dan jagung untuk dipakai dalam adonan gorengan dibandingkan dengan tepung lainnya.
“Saya lebih menganjurkan tepung singkong, mocaf, akan jauh lebih sehat atau jagung atau tepung almond,” ujar Fanny seperti bandungmu.com dari antaranews.com.
Fanny tidak menyarankan penambahan tepung beras dalam adonan gorengan walaupun bagi sebagian orang ini dapat menambah sensasi renyah pada hidangan,
“Sebaiknya murni saja karena kalau dari beras itu glutten cukup tinggi. Kalau konsumsi yang glutten-nya cukup tinggi, proteinnya itu nanti lengket di pencernaan akhirnya nutrisi jadi tidak lancar, tidak bisa diambil secara maksimal,” jelas Fanny.
Dari sisi minyak untuk menggoreng, Fanny mengingatkan, orang-orang sebaiknya memilih minyak kelapa karena termasuk lemak jenuh yang masih dianggap sehat.
Dia juga menyarankan agar penggunaan minyak tidak dilakukan berulang kali apalagi hingga warnanya menghitam agar tidak berubah menjadi lemak trans.
“Kalau gorengan yang kita konsumsi dari minyak yang berkali-kali dipakai, warnanya sampai berubah hitam tentunya trans fatnya sudah tinggi. Yang kita harapkan konsumsi makanan rendah trans fat,” kata dia.***
___
Sumber: antaranews.com
Editor: FA
