UMBandung
News

Gelar Musyda Ke-III, Ketua PWPM Kalteng Dorong Pemuda Muhammadiyah Jadi Pelangsung dan Penjaga Persyarikatan

×

Gelar Musyda Ke-III, Ketua PWPM Kalteng Dorong Pemuda Muhammadiyah Jadi Pelangsung dan Penjaga Persyarikatan

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Pulang Pisau — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-III, bertempat di Gedung Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Kampus III Pulang Pisau, pada Sabtu (18/05/2024).

Musda kali ini bertema “Pemuda negarawan Menuju Indonesia emas” dengan harapan mewujudkan pimpinan masa depan PDPM Pulang Pisau yang mencerahkan dan menggembirakan.

Peserta Musda III sebanyak 35 peserta. Mereka terdiri atas seluruh anggota PDPM dan masing-masing tiga orang perwakilan dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Pulang Pisau.

Pembukaan Musda dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM), Pimpinan Daerah Aisyiyah, ortom, dan Amal Usaha Muhammadiyah.

Selain itu, turut hadir juga dari organisasi kepemudaan daerah dan masyarakat, seperti GP Anshor, BKPMRI, KNPI, Pemuda Hidayatullah, dan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kapuas.

Ketua PDPM Pulang Pisau Khadirun mengatakan bahwa dalam sebuah organisasi setiap pergantian kepengurusan adalah hal biasa karena setiap organisasi mempunyai AD/ART yang mengatur kapan dipilih dan berakhirnya suatu kepengurusan.

Ia mengatakan PWPM Kalteng telah memberikan deadline kepada PDPM se-Kalteng termasuk Pulang Pisau untuk segera melaksanakan Musda sampai akhir Mei 2024.

Baca Juga:  Pimpinan Muhammadiyah Itu Rata-Rata Miskin, Yang Kaya Organisasinya

“Kepengurusan PDPM Pulang Pisau sebelumnya berlangsung sejak 2019 sampai 2022, karena adanya masa pandemi, sehingga diperpanjang masa jabatan kepengurusan, dan baru tahun ini bisa kami laksanakan,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, selama kepemimpinan PDPM Pulang Pisau belum bisa maksimal membawa organisasi dengan lebih baik. Oleh karena itu, ia berharap kepengurusan yang baru nanti bisa lebih giat, aktif, bisa sinergi, dan membersamai Muhammadiyah. Pasalnya, Pemuda Muhammadiyah adalah generasi penerus dan penjaga marwah dan nama besar Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua PWPM Kalimantan Tengah Yandi Novia dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemuda Muhammadiyah yang hadir dan mengikuti Musda ini adalah para pemuda terpilih sebagai pelangsung, penyempurna, dan penjaga persyarikatan.

Lebih lanjut, terkait kontestasi politik seperti Jelang pilkada ini, ia berpesan carilah tokoh-tokoh Muhammadiyah dan tawarkan kepada publik. Berikan pandangan dan gagasan Pemuda Muhammadiyah kepada para calon kontestan yang akan mengikuti Pilkada.

“Harapan saya kepada pemuda Muhammadiyah, silakan gelar diskusi untuk para calon pemimpin daerah. Kalau perlu buatkan forum, undang ke Muhammadiyah untuk uji publik. Sampaikan ide, pandangan, dan gagasan-gagasan kita. Inilah yang kita inginkan dari Pemuda Muhammadiyah untuk periode ke depan,” kata Yandi.

Baca Juga:  Muhadjir Effendy Ceritakan Sejarah Unik UMJ, Kampus Muhammadiyah Pertama dan Tertua

Kemudian ia memohon kepada PDM untuk tetap memberikan dukungan kepada Pemuda Muhammadiyah. Ia berharap gerakan-gerakan sosial PDPM tetap aktif bersinergi dengan ortom dan lembaga, seperti Lazismu, Mdmc, IMM, Nasyiatul Aisyiyah, dan ortom lainnya

Terakhir, ia menyampaikan hal yang sedang hangat terkait perbedaan pandangan dan celaan terhadap ustadz bahwa berbeda pandangan itu boleh. Namun, jangan sampai mengkafir-kafirkan. “Kita jangan terlalu reaktif. Mari kita jaga masjid kita, jaga ladang dakwah kita Muhammadiyah, jaga kader-kader kita, semoga kita tetap menjadi islam yang mencerahkan,” tutupnya.

Fokus program prioritas dan capaian

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pulang Pisau, yang diwakili oleh Sekretaris PDM Rudi Purwadi, membuka acara Musyda III Pemuda Muhammadiyah Pulang Pisau.

Dalam sambutannya, Rudi mengucapkan selamat atas terselenggaranya Musyda Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Pulang Pisau. Ia berharap acara ini dapat terselenggara dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat dalam pengambilan keputusan yang strategis.

Tujuannya agar roda organisasi terus bergerak maju, terstruktur, dan solid untuk bersinergi dalam ikut serta membangun persyarikatan  Muhammadiyah dan membangun bangsa.

Baca Juga:  Komitmen Berdayakan Buruh Migran, MPM Luncurkan Program Desa Migran Berkemajuan

“Kami harap melalui Musyda dapat disusun program dan kegiatan prioritas ke depan. Tidak terlalu banyak program dan dapat tercapai. Lebih baik sedikit, tetapi fokus apa yang dapat dilakukan dan ada goal yang diinginkan. Daripada terlalu banyak program, tetapi amunisi untuk menjalankan tidak ada, Jadi fokus kepada kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai jual yang bagus bagi Pemuda Muhammadiyah ke depan,” ujarnya.

Selain itu, Rudi juga berpesan jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pulang Pisau dan Kalimantan Tengah kepada semua pihak untuk menjaga marwah demokrasi agar tidak transaksional,

“Kita harus menjadi perekat dan pemersatu. Lalu memberikan pemahaman dan pencerdasan bagi masyarakat pentingnya penggunaan hak pilih sebagai wujud pendelegasian kewenangan pembangunan dan pemerintahan. Memilih yang terbaik di antara yang baik tanpa harus menjelekkan yang lain karena semua calon pastilah bercita-cita yang menjadi yang terbaik,” tutupnya.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan rapat pleno, sidang-sidang komisi, sampai kepada pemilihan formatur. Musyawarah akhirnya menetapkan tiga  formatur inti, yaitu Ketua PDPM Pulang Pisau dijabat oleh M Rasyid Amiri, Sekretaris Supriyanto, dan Bendahara Abdullah Fajrin Ikhsan.***

PMB UM Bandung