Edukasi

ITB Akan Mulai Perkuliahan Tatap Muka, Kampus Lain Kapan Menyusul?

×

ITB Akan Mulai Perkuliahan Tatap Muka, Kampus Lain Kapan Menyusul?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kuliah. (Thinkstock/diego_cervo).

BANDUNGMU.COM – Institut Teknologi Bandung (ITB) akan menjalankan kegiatan akademik secara tatap muka pada semester pertama Tahun Akademik 2021/2022. Perkuliahan luring bakal menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kondisi pandemi belum berakhir, protokol kesehatan akan menjadi fokus perhatian dalam pelaksanaan kegiatan akademik luring ini,” kata Direktur Pendidikan ITB Arief Hariyanto di Bandung, Selasa (18/5), seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut Arief, ITB secara sistematis dan penuh kehati-hatian melakukan berbagai upaya dalam mempersiapkan kegiatan akademik secara luring mulai semester mendatang.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan seluruh sivitas akademika ITB dari tahap persiapan untuk membangun tingkat kesadaran dan kewaspadaan sejak dini.

Baca Juga:  Cara Kuliah Yang Nyaman dan Menyenangkan

“Mahasiswa saat ini sudah dilibatkan dalam tahap persiapan. Perwakilan dari setiap himpunan program studi mahasiswa sudah ikut dalam rapat-rapat persiapan. Edukasi terus-menerus kepada mahasiswa dan seluruh sivitas akademika akan menjadi kunci keberhasilan dan keselamatan pelaksanaan kegiatan luring di ITB,” ujarnya.

Sebelumnya, ITB telah menjalankan kegiatan akademik secara terbatas sebagai fase uji coba, yaitu aktivitas penelitian pascasarjana, penelitian tugas akhir, kuliah lapangan di ITB kampus Jatinangor, kuliah bauran pascasarjana di ITB kampus Jatinangor, dan pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) sebanyak dua kali.

Baca Juga:  Mengenal Logo Kota Bandung: Ex Undis Sol Vs Gemah Ripah Wibawa Mukti

Pihak ITB tengah mengolah data mata kuliah yang akan dilaksanakan pada semester pertama tahun akademik 2021/2022 mendatang. Diharapkan pada awal Juni sudah dapat diumumkan kepada mahasiswa sehingga cukup waktu untuk mempersiapkan diri.

“Penjadwalan akan diatur agar tidak terjadi penumpukan jumlah mahasiswa dalam satu waktu. Seluruh fakultas akan terlibat dalam pengaturan jadwal,” kata Arief.

Kegiatan akademik luring, menurut Arief, akan difokuskan pada aktivitas yang membutuhkan pembelajaran langsung, seperti praktikum, workshop, studio, kuliah lapangan, dan tugas besar.

“Protokol karantina mandiri 14 hari atau tes Covid-19 akan menjadi syarat keikutsertaan mahasiswa,” ujarnya.

Baca Juga:  8 Prodi di UM Bandung yang Menerima Kelas Karyawan, Berikut Link Biaya Kuliahnya

Protokol kesehatan yang ketat juga akan secara konsisten diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan akademik luring.

“Seluruh fasilitas ITB akan dapat digunakan, termasuk penyediaan asrama, dan tetap dengan prokes yang ketat,” kata Arief.

Tim satgas Covid-19 yang dibentuk di tiap fakultas akan menjadi tulang punggung pengawasan pelaksanaan. Selain itu, ITB juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kota dan provinsi agar kondisi Kota Bandung khususnya dan Jawa Barat umumnya tetap terjaga dalam kondisi yang baik.