BANDUNGMU.COM — Satu Tahun menjalani masa pandemi Covid-19, Pelataran Kampung Korea yang berada di Kompleks Kiara Artha Park, Kiaracondong, Bandung, kini akhirnya dibuka kembali.
Melansir dari Kompas.com, Pelataran Kampung Korea merupakan kawasan di Kota Bandung yang dibangun semirip mungkin dengan karakter Kota Seoul di Korea Selatan. Tujuan didirikanya pelataran tersebut adalah sebagai bagian dari kegiatan sister city atau konsep hubungan sosial antara Bandung dan Seoul.
Menurut Marketing Comunication Pelataran Kampung Korea Fikri Budiman, kawasan yang bisa dimasuki dengan gratis tersebut ditata dan dihias dengan ornamen-ornamen khas Korea.
”Ketika pengunjung datang, kita akan memberikan bagaimana caranya mereka ada di Korea dengan adanya tempat foto yang berbau nuansa Korea, dan ada tempat penyewaan baju Korea juga.” ujar Fikri.
Fikri menjelaskan, Pelataran Kampung Korea hadir untuk memberikan motivasi dalam membangkitkan gairah pariwisata daerah untuk menumbuhkan perekonomian meski dalam situasi pandemi. ”Sulit untuk memulihkan perekonomian jika tidak dimulai dari pariwisata,” ucap dia.
Bangkitkan Perekonomian UMKM
Ia juga mengatakan, Pelataran Kampung Korea akan membangkitkan perekonomian kelas UMKM yang terdampak pandemi serta memproyeksikan kampung korea menjadi inkubator bisnis UMKM.
“Jadi di sini itu tempat para UMKM tak hanya dari Kampung Korea, tapi dari luar pun bisa sebenarnya datang ke sini untuk dibantu men-develope bisnis,” jelasnya.
Dilansir dari Bisnis.tempo.co, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat Atalia Praratya Kamil mengatakan kehadiran Kampung Korea akan membantu UMKM untuk berkembang hingga berdampak positif pada ekonomi daerah.
“Kampung Korea saat ini sudah kembali dibuka, dan mudah-mudahan ini bisa juga kita menunjukkan rasa cinta kita kepada UMKM, supaya mereka tumbuh berkembang,” kata Atalia,
Kampung Korea menurutnya akan berupaya untuk berintegrasi terhadap sejumlah titik pariwisata yang ada di Kota Bandung seperti di titik halte Bandung Tour On Bus (Bandros) di Kampung Korea. “Kemudian para turis bisa bagaimana melihat keindahan Kota Bandung ini dan ini sifatnya gratis ya,” katanya.***
