Lazismu Magelang Serahkan Bantuan Bedah Rumah, Tafsir: Semoga Rumah ini Bikin Tenang

oleh -

BANDUNGMU.COM, Magelang. Lembaga Amal Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Magelang hari ini, Jum’at (12/03/2021) melaksanakan peresmian dan serah terima bantuan bedah rumah kepada kader Kokam Kabupaten Magelang, Supriyono bertempat di Dusun Jarakan, Desa Bojong, Kecamatan Mungkid.

Acara serah terima dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir yang sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah tersebut. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang Jumari dan Direktur Teritorial Lazismu Jawa Tengah Agus Alwi Mashuri.

Kemudian hadir pula Ketua Lazismu Kabupaten Magelang Imron Rosyidi, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Magelang Novi Setiaji Panuntun beserta Komandan Kokam Irfan, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Mungkid, Kepala Desa Bojong dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya saat peresmian, Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir mengatakan bedah rumah dari Lazismu ini menjadi berkah di bulan Rajab. “Semoga rumah ini memberi rasa tenang untuk Pak Supri karena orang sudah punya rumah itu tenang. Terima kasih kepada Lazismu, kepada seluruh donatur Insya Alloh akan memperoleh pahala berlipat ganda karena bisa membuat Pak Supri lebih tenang,” katanya.

Sedangkan Ketua Lazismu Kabupaten Magelang, Imron Rosyidi mengatakan bantuan bedah rumah tersebut terlaksana atas dukungan dana para donatur melalui Lazismu Kabupaten Magelang dengan pelaksana pembangunan adalah para personil Kokam dan Pemuda Muhammadiyah.

“Alhamdulillah pada hari ini Lazismu yang bekerja sama dengan Pemuda Muhammadiyah dan Kokam Kabupaten Magelang memberikan program ini kepada Pak Supri yang merupakan Kokam paling senior di Kabupaten Magelang dengan pagu anggaran lima belas juta rupiah,” katanya.

Meskipun pagu anggaran hanya 15 juta, Imron menambahkan bahwa dalam perjalanannya ternyata donasi yang terkumpul melebihi pagu Lazismu. “Khusus untuk Pak Pri ini, donasinya luar biasa, donasi masyarakat dalam bentuk uang tunai itu sebesar 30 juta rupiah, ditambah dalam bentuk bahan dan isi rumah senilai 45 juta. Jadi total rumah ini beserta isinya itu habis 90 juta rupiah,” imbuhnya.

Menurut Imron, dana 90 juta tersebut tidak akan menjadi acuan bagi Lazismu karena target Lazismu tetap 15 juta. “Kalau di Muhammadiyah itu, biasanya kalau dibantunya lima belas juta biasanya bisa lebih, seperti bantuan yang sudah-sudah. Ini kalau tenaga kerja dihitung, barangkali akan lebih lagi,” pungkasnya.

Rilis Media: Sapari, MPI PDM Kabupaten Magelang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *