UMBandung
News

Muhammadiyah dan Kolaborasi Ormas Islam: Menggagas Dakwah Wasatiah di Jawa Barat

×

Muhammadiyah dan Kolaborasi Ormas Islam: Menggagas Dakwah Wasatiah di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Firman/PWM Jawa Barat.***

BANDUNGMU.COM, Bandung – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat Amin Baijuri Asnaf mengatakan bahwa dakwah yang saat ini dilakukan oleh Muhammadiyah merupakan dakwah kolaborasi dan sinergi antar ormas Islam.

“Setidaknya ada sepuluh ormas di Jawa Barat ini. Kolaborasi dan sinergitas dakwah dalam organisasi masyarakat Islam itu sangat penting. Pasalnya, dakwah itu tidak bisa dilakukan secara munfarid, tetapi harus jam’iah atau bersama-sama,” tutur Amin saat hadir dalam silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah Jawa Barat yang digelar di Aula Masjid Raya Mujahidin Bandung pada Kamis (09/05/2024).

Menurutnya, dengan cara Muhammadiyah mengundang berbagai ormas di Jawa Barat dalam silaturahmi kali ini, merupakan upaya konkret untuk memahamkan konsep dakwah seperti yang tergambar dalam surah Al-Jumu’ah ayat 2.

Baca Juga:  Perluas Dakwah Islam Berkemajuan, Muhammadiyah Selandia Baru Resmi Berdiri

Ada tiga bahkan empat nilai dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW dan hari ini salah satu nilai dakwah itu dilakukan oleh Muhammadiyah.

“Menghadirkan seluruh ormas itu luar biasa. Kami mengapresiasi langkah-langkah konkret Muhammadiyah seperti ini. Oleh karena itu, apa pun ormasnya, siapa pun ketuanya, dakwah harus mampu melahirkan umat yang moderat,” ujar Amin.

Dalam konteks dakwah, sambung Amin, umat Islam harus melihat semangat kandungan ayat Al-Quran. Hal itu penting karena toleransi dan keagungan akhlak dalam berdakwah sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Baca Juga:  Tayamum Bisa Dilakukan Dalam Situasi Darurat Bencana

Rasulullah Muhammad SAW berdakwah dengan cara menyuapi seorang Majusi buta dan miskin yang tidak berdaya apa-apa. Namun, Rasulullah SAW tidak mengeluh dan berputus asa sekalipun Majusi ini mencaci maki Rasulullah SAW.

Edukasi dakwah

Artinya, dakwah sama-sama harus dicontohkan kepada umat. Jangan sampai mengajak kepada orang lain tentang mengikuti sunah Nabi, kata Amin, tetapi konteks dakwahnya tidak.

Dakwah seperti ini, ungkap Amin, perlu dikolaborasikan sampai akar rumput. Bukan hanya di PP Muhammadiyah, PBNU, di PP Persis, atau PUI saja, bahkan harus sampai tingkat rumah tangga ada.

“Bagaimana kemudian mentarbiah, mendidik, dan mengedukasi dakwah yang disebut dengan dakwah wasatiah, toleransi, moderat, seimbang, dan proporsional. Inilah yang sesungguhnya konsep yang kita bangun bersama seluruh ormas di Jawa Barat ini,” tanda Amin.

Baca Juga:  Vanili, "Emas Hijau" Milik Indonesia yang Harganya Mahal

“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas undangan Muhammadiyah yang sangat baik ini. Mudah-mudahan bisa mendapatkan rahmat dan rida Allah SWT,” pungkas Amin.

Silaturahmi Muhammdiyah Jawa Barat ini dihadiri seluruh ketua dan pimpinan daerah Muhammadiyah se-Jawa Barat. Selain itu, dihadiri pula oleh ketua dan anggota Aisyiyah se-Jawa Barat dan seluruh pengurus ortom.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Bandung Dadang Kahmad yang menyampaikan tausiah.***

PMB UM Bandung