News

Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Gelar Baitul Arqam Madya dengan Semangat Berkemajuan di Era Disrupsi

×

Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Gelar Baitul Arqam Madya dengan Semangat Berkemajuan di Era Disrupsi

Sebarkan artikel ini
Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Reza Arfah (Foto: muhammadiyah-jabar.id).***

BANDUNGMU.COM, Bandung — Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Gelar Perkaderan Baitul Arqam Madya dengan tema “Pemuda Berkemajuan di Era Disrupsi”

Baitul Arqam Madya menjadi ajang perkaderan Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat yang bertujuan untuk mencetak kader-kader baru yang berkemajuan, adaptif, dan mampu memimpin bangsa.

Kegiatan Baitul Arqam Madya berlangsung selama tiga hari di Auditorium Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung dari Jumat hingga Minggu (09-11/06/2023).

Acara pembukaan Baitul Arqam Madya dihadiri oleh Ketua PDM Kota Bandung Zainal Ihsan, Ketua DPD KNPI Jabar Ridwansyah Yusuf, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jabar Dadang Syarifuddin, dan tamu lainnya.

Baca Juga:  Dideklarasikan Besok, IKAJI Soroti Tiga Masalah

Dian Ciptadi selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa terdapat total 51 peserta terpilih yang berasal dari 17 Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) di seluruh Jawa Barat.

Mengenai pemilihan tema, Dian menjelaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah harus mampu menjadi pemimpin dalam era perubahan yang terjadi dengan sangat cepat.

“Pemuda saat ini tidak dapat lepas dari perkembangan zaman. Zaman sekarang adalah zaman transisi yang berkembang dengan cepat, maka kita harus dapat mengikuti perkembangan tersebut,” ucap Dian seperti dikutip dari laman resmi PWM Jabar.

Baca Juga:  Rihlah Dakwah Mencerahkan, PDM Kota Bandung Touring ke Pantai Pangandaran

“Pemuda Muhammadiyah sebagai pemuda yang berkemajuan tidak hanya harus adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga harus menjadi pelopor perubahan tersebut,” tambah Dian.

Memimpin bangsa

Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Reza Arfah berharap bahwa melalui Baitul Arqam Madya ini peserta dapat mengembangkan kemampuan mereka menjadi pemuda yang adaptif dan mampu memimpin bangsa.

“Tentunya, tujuan kami adalah mencetak calon pemimpin bangsa di masa depan. Semoga setelah kegiatan ini, peserta dapat menjadi individu yang berpikir kritis dan menjadi inspirasi di daerah masing-masing,” terang Reza.

Baca Juga:  Ketahanan Keluarga di Era AI: UM Bandung dan ICMI Gelar ICMI Goes To Campus

“Sebagai pemimpin masa depan, tentunya mereka harus mampu beradaptasi dengan perubahan di zaman ini,” tutur Reza.

“Oleh karena itu, dengan kurikulum yang telah disusun dalam Baitul Arqam Madya kali ini, kami berharap dapat membentuk peserta menjadi kader yang berkemajuan di era disrupsi,” tandas Reza.***(Moh Aqbil WAK)