BANDUNGMU.COM, Bandung – Status satu program studi di perguruan tinggi negeri ataupun swasta menjadi sangat penting. Hal ini terkait erat dengan masalah kredibilitas, legalitas, kualitas, dan bahkan ketertarikan calon mahasiswa yang mendaftar.
Oleh karena itu, untuk pertama kali, Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) melaksanakan asesmen lapangan akreditasi yang dilaksanakan pada 24 hingga 25 Mei 2021.
Pelaksanaan akreditasi yang digelar secara daring ini dipusatkan di ruang rektorat UM Bandung dengan menghadirkan penilai atau asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Yakni Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom. dari Universitas Gadjah Mada dan Dr. Tubagus Maulana Kusuma, S.Kom., M.Eng.Sc. dari Universitas Gunadarma.
Terkait akreditasi perdana ini, Dekan Sains dan Teknologi UM Bandung Prof. Mad. Dr Ir. Syafrudin Masri, ST., M.Eng. mengatakan bahwa pelaksanaan akreditasi yang dilakukan Prodi Teknik Informatika berjalan dengan baik.
Prof. Syafrudin menegaskan, ada suatu prospek bagus pada Program Studi Teknik Informatika. Sebabnya, mereka memiliki SDM yang cukup serta visi dan misi yang andal untuk ditonjolkan keluar.
”Kemudian insyaallah ya dalam proses akreditasi itu kita dapatkan masukan-masukan berharga dari asesor untuk perbaikan mutu, perbaikan kualitas, dan posisi kita, khususnya Prodi Teknik Informatika,” ucap Prof. Syafrudin, Selasa 25 Mei 2021.
Prof. Syafrudin juga mengatakan, perencanaan yang nantinya akan dilakukan oleh Prodi Teknik Informatika, menjadi sebuah tanggung jawab kampus sebagai pelakasana pendidikan perguruan tinggi dalam menampilkan mutu yang baik.
”Kita berharap di tahun 2025, Prodi Teknik Informatika UM Bandung ini akan sejajar dengan prodi-prodi lain dari universitas ternama di Indonesia, khususnya yang ada di Kota Bandung,” katanya.
Integrasi dengan industri informatika
Sementara itu, Ketua Prodi Teknik Informatika Sutadi Triputra, S.ST., MT., mengatakan banyak sekali poin penting yang harus diperhatikan serta menjadi pengingat bagi Prodi Teknik Informatika UM Bandung tentang mana hal yang harus diperbaiki dan juga ditingkatkan.
Penilaian yang dilakukan oleh BAN-PT, menurut Sutadi, lebih difokuskan ke dalam sisi administrasi dan kurikulum yang telah dilakukan prodi selama beberapa tahun ke belakang.
”Beberapa juga ada masukan terkait konten di kurikulum kita supaya bisa lebih up to date dengan situasi saat ini,” tutur Sutadi.
Sutadi juga mengatakan, akreditasi yang telah dilakukan menghasilkan benchmark atau acuan sebagai batu loncatan Prodi Teknik Informatika agar ke depannya menjadi lebih baik lagi.
”Jadi, insyaallah ke depannya bisa banyak yang akan kita tingkatkan dari sisi kurikulum, terutama integrasi dengan industri informatika saat ini,” lanjut dosen Teknik Informatika tersebut.***(FK)












