News

Ramadan Masih dalam Situasi Pandemik, Rektor UM Bandung: Jangan Putus Asa dan Tetap Ikhtiar

×

Ramadan Masih dalam Situasi Pandemik, Rektor UM Bandung: Jangan Putus Asa dan Tetap Ikhtiar

Sebarkan artikel ini
Rekror Universitas Muhammadiyah Bandung Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd. (Foto: Dok. Bandungmu.com)

BANDUNGMU.COM, Bandung – Umat Islam di seluruh dunia khususnya di Indonesia sudah melaksanakan dan melewati dua kali ibadah puasa Ramadan dalam situasi pandemi covid-19.

Sendi-sendi kehidupan umat Islam masih belum sepenuhnya pulih. Hal itu bisa dimaklumi karena belum semua kegiatan, khususnya peribadahan, bisa dilaksanakan dengan bebas.

Melihat situasi pandemik yang belum usai saat ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd., berpendapat bahwa situasi saat ini merupakan ujian berat bagi umat Islam.

”Meskipun demikian, sebagai seorang muslim yang beriman, kita tetap harus berdoa dan berikhtiar. Hal ini sangat penting kita lakukan agar pandemi covid-19 bisa segera usai dan kita bisa hidup normal seperti dulu lagi,” kata Prof. Suyatno beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Selaraskan Visi Gubernur, DKM Al Jabbar Siap Jalankan Program Masjid yang Maslahat bagi Umat

Prof. Suyatno mengatakan, sejatinya umat Islam bisa mengambil hikmah dalam situasi yang serba sulit seperti saat ini. ”Kita juga harus selalu berpikir positif dan harus mengambil hikmah dalam ujian ini,” ucap Prof. Suyatno.

Hal ini sangat penting dilakukan, menurut Prof. Suyatno, agar umat Islam tetap waspada dan tetap berbuat baik dalam mencari solusi terkait permasalahan yang dihadapi.

Melaksanakan ibadah puasa di tengah kondisi seperti ini, menurut Prof. Suyatno, selain harus menahan rasa lapar dan haus, umat Islam juga harus melakukan antisipasi hal lain. Yakni tetap menjaga protokol kesehatan agar tidak terpapar virus.

Baca Juga:  Hadir di UIN Bandung, Menteri Agama Jelaskan 4 Distingsi Jadi Center of Excellence di PTKN

Prof. Suyatno juga menekankan bahwa umat Islam harus yakin dan percaya kepada Allah SWT dalam menghadapi uji dari-Nya. ”Artinya bahwa Allah sedang menguji kita sebagai orang yang beriman dalam rangkaian melaksanakan kehidupan, di balik semua ini pasti ada kebaikan,” tuturnya.

Lebih jauh Prof. Suyatno mengatakan, dengan diujinya umat Islam, pasti di baliknya Allah SWT akan memberikan pahala yang lebih terhadap umat-Nya. Asalkan ujian tersebut diterima dengan ikhlas tanpa mengeluh terhadap hal-hal yang tidak perlu.

Baca Juga:  Pandemi Jangan Jadi Alasan, Sandiaga: Kita Harus Kreatif dan Berani Berpikir Out of the Box!

”Oleh karena itu, kita yakin dan percaya kalau kita sebagai umat Islam bisa menjalankan ini dengan baik, kita akan lolos menghadapi pandemi ini,” lanjut Prof. Suyatno.

Terakhir, Prof. Suyatno berpesan dan mengajak semua pihak untuk tetap semangat, tidak putus asa, dan terus berdoa serta berikhtiar agar pandemi covid-19 segera usai.

”Semoga ujian ini segera berlalu, kita bisa hidup normal kembali. Pemerintah juga saat ini sedang gencar melakukan vaksinasi di seluruh tanah air. Semoga hal ini bisa berdampak positif untuk pemulihan kondisi masyarakat Indonesia, umat Islam pada khususnya,” pungkas Prof. Suyatno.***(FK)