BANDUNGMU.COM — Pimpinan Wilayah Tapak Suci Putera Muhammadiyah Jawa Barat adakan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) se-Jawa Barat tahun 2022 pada Sabtu (26/03/2022).
Acara luring tersebut bertempat di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung.
Adapun yang hadir dalam kegiatan itu, yakni Ketua Pimpinan Wilayah VII Tapak Suci Jawa Barat.
Lalu Wakil Rektor I UM Bandung, Ketua Tapak Suci Putera Muhammadiyah pusat.
Pun perwakilan pengurus Tapak Suci dari seluruh daerah di Jawa Barat.
Ketua Pimpinan Wilayah VII Tapak Suci Jawa Barat, Mus Suherman, mengatakan Rapimwil mengevaluasi program dan membahas persiapan kejuaraan tapak suci nasional.
”Pertama, bahasan yang lebih utama yakni menjelang Kejuaraan Nasional Tapak Suci yang tadi alhamdulillah sudah ada bocoran, sekitar Juni untuk nasional yang remaja,” kata Suherman.
Mempersiapkan atlet Tapak Suci
Nantinya, PW Tapak Suci Jawa Barat akan mempersiapkan para pendekarnya dalam menghadapi kejuaraan tersebut.
”Kita akan aktif membina atlet-atlet menuju pertandingan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Tapak Suci Putera Muhammadiyah sekaligus Pendekar Utama HM Shidiq SP mengatakan rapat tersebut merupakan pertemuan para pimpinan Tapak Suci daerah se-Jawa Barat untuk membahas program yang telah dilaksanakan selama satu tahun ke belakang.
”Tidak hanya itu, kami pun kemudian mengevaluasinya dan membuat program-program pembaruan untuk perbaikan-perbaikan,” ucap Shidiq seusai pembukaan Rapimwil.
Ia pun mengatakan, perubahan tantangan yang dihadapi Tapak Cuci jauh berbeda dengan sebelumnya. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perbedaan aturan pertandingan seluruh perguruan bela diri.
”Jadi saya kira harapannya adalah melakukan evaluasi terhadap kegiatan kemarin, kemudian melakukan perbaikan ke depan agar tercapai lebih baik apa yang diharapkan,” tanggapnya.
Kontribusi Jawa Barat
Ia juga mengatakan, selama 10 tahun terkahir, Tapak Suci Jawa Barat tidak pernah memberikan kontribusinya pada kejuaraan, baik SEA Games maupun Asian Games.
”Saya kira ini penting agar kita melakukan evaluasi supaya bisa memberikan apa yang diharapkan oleh perguruan, yaitu Jawa Barat yang potensial itu bisa menghasilkan dan memberikan kontribusi atlet terhadap Indonesia,” ungkapnya.***(Firman Katon)
