News

Masjid Raya Mujahidin Bandung Gelar Vaksinasi Setiap Jumat Selama Ramadhan

Masji Raya Mujahidin Bandung menggelar vaksin setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan.*** Foto: muhammadiyah-jabar.id.

BANDUNGMU.COM – Masjid Raya Mujahidin Bandung akan adakan vaksinasi setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan. Vaksin  tersedia mulai dari tingkat satu hingga tiga (booster) dan bebas untuk umum tanpa dipungut biaya.

Ketua Badan Takmir Masjid Raya Mujahidin, Dikdik Dahlan, mengatakan bahwasanya kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi Masjid Mujahidin kepada pemerintah dan masyarakat.

“Jadi, ini merupakan kontribusi Badan Takmir Masjid Raya Mujahidin kepada pemerintah dan masyarakat umumnya untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Insyaallah kita akan laksanakan setiap hari Jumat, tiap tanggal 8, 15, dan 22 April sepanjang bulan Ramadhan,” terang Dikdik seperti dikutip dari laman resmi Muhammadiyah Jawa Barat, Senin (18/04/2022).

Selain  itu, kegiatan vaksin juga dilakukan demi membantu masyarakat untuk melakukan mudik. Sebagaimana diketahui bahwa kini persyaratan setiap orang yang hendak mudik diharuskan menyertakan keterangan sudah divaksin booster.

Program ini diselenggarakan Masjid Raya Mujahidin Bandung dengan menggandeng beberapa pihak sebagai mitra kerja sama. Misalnya Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung, UNISA Bandung, MCCC Jawa Barat, Puskesmas Talaga Bodas, dan Puskesmas Cijagra.

Hari Jumat dipilih sebagai waktu vaksin oleh pihak Masjid Raya Mujahidin dan pihak terkait agar jumlah orang yang hadir cukup besar.

Ditambah pula hal ini dilaksanakan demi memudahkan jemaah untuk bisa langsung vaksin, baik sebelum maupun setelah menunaikan ibadah salat Jumat.

Sementara itu, dr. Dine Rinjani dari pihak Puskesmas Talaga Bodas menuturkan bahwa jenis vaksin yang akan digunakan dalam program ini adalah Astrazeneca dengan kuota sebanyak 400 vaksin. Hal ini karena persediaan yang diberikan oleh pemerintah hanya tersedia vaksin tersebut.

“Sejauh ini kita didistribusikan dari dinas itu vaksinya hanya satu, yaitu pakai Astrazeneca, karena vaksin Pfizer dan Moderna sedang tidak  ada. Setiap Jumat ada 400 kuota,” pungkasnya.***(Moh. Aqbil Wikarya Abdul Karim)

Exit mobile version