PMB UMbandung
News

Tapak Suci UM Bandung, Ahmad Rifai: Bukan UKM, Melainkan Ortom yang Ada di Universitas

×

Tapak Suci UM Bandung, Ahmad Rifai: Bukan UKM, Melainkan Ortom yang Ada di Universitas

Sebarkan artikel ini
Penasihat sekaligus pembina Tapak Suci Cabang UMBandung, Ahmad Rifai, S.Sos.I., M.Ag., saat memberikan sambutan saat pelantikan pengurus Tapak Suci Cabang UMBandung periode 2022-2023 di Auditorium K.H. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung), Rabu 16 Februari 2022.
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM — Ahmad Rifai, penasihat Tapak Suci Cabang UM Bandung mengingatkan seni bela diri yang ada di bawah Muhammadiyah tersebut bukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

“Tapak suci yang ada di UM Bandung itu sebenarnya ortom yang ada di tingkat universitas. Dan itu sama dengan IMM, IPM, dan ortom-ortom yang lain,” ucapnya dalam pelantikan pengurus Cabang Tapak Suci UM Bandung.

Pelantikan tersebut berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung, Rabu 16 Februari 2022 .

Ahmad Rifai menegaskan tugas ortom adalah membesarkan organisasi Muhammadiyah.

Baca Juga:  Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Era VUCA

“Semua ortom, termasuk Tapak Suci tugasnya sebagai pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah,” tegas Ahmad Rifai, yang juga pembina Tapak Suci di UM Bandung itu.

UM Bandung jadi pusat Tapak Suci

Pria yang juga dosen Ilmu Komunikasi di UM Bandun

g tersebut juga menyampaikan Tapak Suci akan menjadi pusat Tapak Suci di Jawa Barat.

“Di sini (UM Bandung) Tapak Suci harus menjadi Center of Excellence. Artinya, di kampus inilah tempat bertemu para pendekar se-Jawa Barat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Machines à sous et jeux traditionnels chez Casea Casino : L'ensemble complet de casino au Canada

Dia berharap Tapak Suci Cabang UM Bandung tak hanya fokus berlatih dan mengembangkan diri, tapi harus punya mimpi yang lebih dari itu.

“Ke depan kita bercita-cita bahwa di UM Bandung ini akan jadi pusat pengkaderan Tapak Suci di provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.

Lelaki bertubuh ramping ini pun optimistis Tapak Suci bisa berkembang di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

“Semoga seni bela diri ini juga makin berjaya di kampus-kampus Muhammadiyah, terutama di Jawa Barat,” ucapnya.

Alumnus UIN Bandung itu pun menyinggung awal berdirinya Tapak Suci di UM Bandung. Walau minim fasilitas, ucap Rifai kegiatan bisa tetap berjalan.

Baca Juga:  Rektor UM Bandung Dorong Pemerintah Rumuskan Peta Industri dan Pariwisata Halal Indonesia

“Saya ingat, saat UM Bandung masih di Palasari, kami membentuk Tapak Suci dan yang berlatih hanya beberapa orang. Itu tahun 2017,” kenangnya.

Dia meminta pimpinan UM Bandung agar Tapak Suci Cabang UM Bandung memberikan legalitas resmi menjadi ortom.

“Mari ini kita kawal bersama agar keberadaan Tapak Suci di kampus kita (UM Bandung) menjadi ortom bukan UKM,” katanya.

PMB UMBandung