News

Badai Disertai Angin Kencang Guncang Bandung Timur, Jarak Pandang di Panyileukan Menurun Drastis

×

Badai Disertai Angin Kencang Guncang Bandung Timur, Jarak Pandang di Panyileukan Menurun Drastis

Sebarkan artikel ini
sumber: Enie

Beberapa waktu lalu cuaca ekstrem disertai badai dan angin kencang melanda kawasan Ujung Berung, Kota Bandung, pada Selasa sore. Fenomena ini banyak orang perbincangkan di media sosial setelah video yang menunjukkan seng beterbangan dan angin kencang tersebut beredar luas di TikTok.

Dari arah Panyileukan, langit Ujung Berung tampak sangat berkabut, terselimuti awan yang pekat. Dalam foto yang diambil dari Jalan Raya Panyileukan, suasana terlihat seperti menjelang malam meski waktu baru menunjukkan sore hari. Kabut dan hujan deras membatasi jarak pandang, membuat kawasan Bandung Timur tampak mencekam.

Pengendara Terpaksa Melawan Badai

Salah satu mahasiswa yang sedang dalam perjalanan pulang mengaku tetap melanjutkan perjalanan meski badai hebat melanda. “Tadi anginnya kencang banget, hujan deras sampai susah melihat jalan. Tapi, mau nggak mau tetap lanjut karena takut kalau berhenti malah nggak bisa pulang,” ujarnya.

Baca Juga:  Penguatan Ekonomi Pedesaan Dinilai Penting dalam Sistem Ekonomi Kerakyatan

Badai yang melanda memaksa sebagian pengendara menepi di pinggir jalan untuk berlindung dari hujan dan angin kencang. Jarak pandang menurun drastis, sementara beberapa pengendara motor memilih berteduh di bawah atap toko dan halte. Di media sosial, video TikTok memperlihatkan seng beterbangan dan pohon bergoyang hebat, yang memicu kekhawatiran warga sekitar. Unggahan itu pun cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet Bandung.

Kondisi Mulai Pulih Setelah Badai Mereda

Menjelang malam, hujan dan angin perlahan mulai mereda. Genangan air masih terlihat di beberapa titik jalan, sementara ranting pohon, dedaunan, dan sampah berserakan di tepi jalan. Arus kendaraan kembali normal meski beberapa pengendara tetap berhati-hati melintas karena kondisi jalan yang licin. Aktivitas masyarakat berangsur pulih, dan langit di wilayah Bandung Timur mulai tampak lebih terang setelah badai reda.***(IK22/Enie)