BANDUNGMU.CO, Bandung —Banyak orang mengeluhkan rasa kantuk berlebih setiap pagi meski sudah tidur cukup. Masalah ini sering muncul bukan karena durasi tidur, melainkan kebiasaan setelah bangun yang kurang tepat.
Dokter kesehatan tidur dari Cleveland Clinic, Dr. Jacob Teitelbaum, menjelaskan bahwa tubuh membutuhkan pemicu untuk benar-benar memulai hari. Dalam wawancara yang dikutip dari Healthline, ia menyebut rutinitas sederhana selama 20 menit dapat membantu tubuh terasa lebih segar.
Menurut Dr. Teitelbaum, kebiasaan pagi berperan besar dalam mengatur kewaspadaan. Ia menyarankan paparan cahaya alami, peregangan ringan, serta aktivitas yang mengatur pernapasan. Kombinasi ini membantu mengaktifkan hormon kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk hingga siang hari.
Penelitian juga menunjukkan bahwa cahaya alami menekan hormon melatonin penyebab kantuk. Dengan membuka jendela atau keluar rumah selama 5–10 menit, tubuh langsung mengirim sinyal ke otak bahwa waktu istirahat telah berakhir. Peregangan ringan juga melancarkan aliran darah dan meningkatkan suplai oksigen.
Banyak pekerja kini mulai menerapkan rutinitas ini agar lebih siap menghadapi aktivitas pagi. Meski terlihat sederhana, kebiasaan 20 menit ini terbukti meningkatkan fokus, suasana hati, dan produktivitas sepanjang hari.***(IK22/Neng Wafa)












