PMB UMbandung
News

Fix! UM Bandung Gelar Kuliah Tatap Muka, Rektor: Supaya Transfer Ilmu Lebih Efektif

×

Fix! UM Bandung Gelar Kuliah Tatap Muka, Rektor: Supaya Transfer Ilmu Lebih Efektif

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi dosen dan mahasiswa UM Bandung sedang menjalani perkuliahan di ruang kelas (foto PMB/Promosi).
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM—Ini kabar gembira bagi para mahasiswa UM Bandung yang menantikan kuliah tatap muka alias offline!

Pasalnya, untuk tahun ajaran baru 2022/2023 atau mulai semester depan, UM Bandung akan menggelar kuliah luring.

Keputusan untuk memulai perkuliahan secara luring ini, selain karena pandemi Covid-19 melandai, juga sudah ditunggu dekan, dosen, dan tentu saja para mahasiswa UM Bandung.

Rektor UM Bandung Prof Dr Herry Suhardiyanto Msi IPU mengatakan pihaknya sedang menjadwal dan menyiapkan ruang untuk perkuliahan luring.

“Ada 43 ruangan untuk mahasiswa yang nanti akan masuk semester 3, 5, dan 6. Termasuk jadwal kuliahnya sedang kami susun,” ungkap Herry, di ruang rektorat, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga:  LPPAIK UM Bandung Gelar Baitul Arqam untuk Karyawan, Dikdik Dahlan Lukman: Ini Kewajiban Persyarikatan

Adapun ruang untuk mahasiswa baru, papar pria berbaju batik coklat itu, juga tengah dalam peninjauan. “Sampai saat ini masih kita hitung jumlah mahasiswanya untuk semua prodi. Kalau ternyata kurang, tentu kita tambah ruangnya,” ujarnya.

Demi jaga mutu pendidikan

Selain itu, sebagai pendidik, papar Herry perkuliahan tatap muka, selain agar dosen dan mahasiswa interaktif juga untuk menjaga mutu pendidikan.

“Bukan berarti kuliah online tidak bagus, cuma kurang maksimal. Dan transfer ilmu pengetahun akan efektif dengan kuliah tatap muka,” terangnya.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor I Dr Hendar Riyadi MAg pun menyampaikan perkuliahan akan mulai dari pagi hingga malam.

Baca Juga:  UM Bandung Atasi Sampah Pasca Milad Muhammadiyah ke-113 dengan Sistem Pengelolaan Ramah Lingkungan

“Ada 1.020 mata kuliah, lalu kita bagi 43 kelas. Jadwal kuliahnya dari pukul 07.00 sampai 19.00, bahkan pukul 21.00 WIB,” kata Hendar.

Untuk mensiasati agar perkuliahan tak sampai malam, tambah alumnus UIN Sunan Gunung Djati tersebut akan ada ruangan lain.

“Nanti ada kelas tenda, balkon, atau kuliahnya di halaman, di ruang terbuka, yang kira-kira bikin suasana jadi cair,” imbuh Hendar.

Hal itu, tegas Hendar bukan UM Bandung kekurangan ruang kelas, tapi ingin membuat susana perkuliahan tidak membosankan.

Baca Juga:  PESONAMU Hari Kedua, Mahasiswa Baru UM Bandung Mendapat Materi Soal Ini

Cara yang demikian, Hendar mengakui juga berlaku di kampus-kampus Amerika.

Poliklinik aktif

Selain menyiapkan jadwal dan ruangan kelas untuk menyambut perkuliahan luring atau tatap muka, poliklinik UM Bandung pun kembali diaktifkan.

Balai kesehatan tersebut untuk mengantisipasi bila ada sivitas UM Bandung yang sakit mendadak.

Apalagi, saat perkuliahan luring mulai aktif, tentu kampus di bawah naungan Muhammadiyah ini membludak, sedangkan virus corona belum benar-benar pergi.

Sebagai informasi, perkuliahan luring di UM Bandung akan berlangsung pada semester ganjil atau tahun akademik baru, yakni September 2022!

Bersiaplah! ***(Cecep dan Firman Katon)

 

 

 

 

PMB UMBandung