Ini Penyebab Mahasiswa Putus Kuliah dan Pesan Kepala LLDIKTI untuk UM Bandung

oleh -
Kepala LLDIKTI wilayah IV Jabar Banten, Dr M Samsuri SPd MT menyampaikan penyebab mahasiswa putus kuliah sekaligus berpesan untuk kampus UM Bandung dalam sambutannya saat pembukaan Pesonamu 2022 di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung, Rabu 21 September 2022 (PMB & Promosi).

BANDUNGMU.COM — Tak sedikit yang menyebabkan para mahasiswa putus kuliah.

Lalu, apa penyebab paling umum mahasiswa tak dapat lagi melanjutkan studinya?

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah IV Jawa Barat-Banten, Dr M Samsuri SPd MT mengungkapkan alasannya, Rabu 21 September 2022.

Pria kelahiran 14 Januari 1979 mengatakan itu saat memberikan sambutan dalam acara Pesonamu 2022 di Auditorium KH Ahmad Dahlan, UM Bandung.

“Pergaulan bebas di kalangan mahasiswa adalah penyebab utama mereka putus kuliah,” terang Samsuri di hadapan 1700-an mahasiswa baru UM Bandung.

Selain itu, sambung doktor ahli kimia lulusan Universitas Indonesia mengutarakan, bahwa pengaruh minuman keras juga jadi pemicu mahasiswa tak lagi kuliah.

Baca Juga:  DKM Ikomah Sukses Gelar Musabaqoh Al-Barzanji antar Majelis Ta'lim se-Bandung Timur

“Efek buruk dari mengonsumsi minuma keras itu bisa ke mana-mana, bahkan membuat mahasiswa jadi tidak konsen dan tinggalkan kampus,” papar Samsuri.

Luruskan niat kuliah

Agar tak terpengaruh dengan pergaulaan bebas dan minum-minuman keras, ujar anak petani transmigran asal Lampung itu, mahasiswa harus menata ulang niat berkuliah.

“Ayo, para mahasiswa baru, luruskan niat yang benar bahwa kita kuliah untuk menuntut ilmu,” ungkap Samsuri.

Tak hanya itu, mengingat jasa orang tua juga merupakan hal penting supaya mahasiswa tak terjerumus dalam perbuatan buruk.

Baca Juga:  UIN SGD Bandung Luncurkan Buku Profil Pengabdian untuk Tingkatkan SDM

“Bayangkan, kita bisa kuliah juga karena jasa orang tua. Hargai usaha mereka, salah satunya dengan melakukan hal-hal baik selama kuliah,” kata alumnus sarjana kimia Universitas Lampung itu.

Pesan LLDIKTI untuk UM Bandung

Maraknya kasus pelecehan seksual di lembaga pendidikan, termasuk universitas membuat sang kepala LLDIKTI ini memberikan pesan terkait hal itu, termasuk untuk UM Bandung.

Pertama, UM Bandung harus bebas dari kekerasan seksual

“Tak boleh dosen mengancam soal nilai kepada mahasiswa. Juga mahasiswa jangan memicu perbuatan itu (pelecehan) terjadi,” tegas Samsuri.

Supaya tak terjadi perbuatan buruk itu, lanjut Samsuri hendaknya kedua belah pihak bekerja secara profesional.

Baca Juga:  UMBandung Selaraskan Kurikulum Merdeka Belajar

Kedua, jangan sentuh narkoba

Samsuri mengingatkan mahasiswa baru UM Bandung tak tergoda rayuan teman yang menawarkan narkoba.

“Harus mampu menjaga diri, sebab narkoba dapat merusak fisik dan pikiran,” pesannya.

Ketiga, bangun toleransi

Samsuri berharap mahasiswa baru UM Bandung dapat menjunjung tinggi toleransi, baik di kampus maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Keempat, tidak saling membuli alias bullying

Pesan terakhir dari Samsuri dan harus benar-benar dijauhi adalah membuli sesama teman atau siapa pun.

“Ini penyakit berbahaya yang harus dikikis dan tidak boleh terjadi di kampus,” tegas Samsuri mengakhiri sambutannya. **

No More Posts Available.

No more pages to load.