UMBandung
News

KEBUMI dan MPKU Muhammadiyah Bogor Selenggarakan Seminar Kesehatan dan Perubahan Iklim

×

KEBUMI dan MPKU Muhammadiyah Bogor Selenggarakan Seminar Kesehatan dan Perubahan Iklim

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Bogor — KEBUMI bekerja sama dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor melaksanakan seminar bertema “Health Sustainability, Climate Crisis, & AUMKES Troubleshooting for Better Performance” dengan keynote speaker Suherman (IHPH Net) di Graha Khairu Ummah, Leuwiliang, Bogor, Sabtu (18/05/2024).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua PWM Jabar KH Suhada dan diikuti oleh para praktisi kesehatan, perwakilan dari klinik, rumah sakit dan Puskesmas yang berada di sekitar Bogor Barat. Kemudian perwakilan dari Bogor Kota, Kota Depok, juga dosen beserta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bogor Raya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun jaringan kerja sama antar profesional untuk peduli pada perubahan iklim dan pengaruhnya pada kesehatan. Panitia penyelenggara menghadirkan pakar-pakar kesehatan yang sudah lama berkecimpung dalam dunia kesehatan.

Baca Juga:  Dokumentasikan Lesson Learned, Eco Bhinneka Muhammadiyah Berlatih Memproduksi Video

Seminar ini terbagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama para peserta disuguhi dengan beberapa materi. Materi pertama dengan tema “dampak kesehatan dari perubahan iklim dan kontribusi fasilitas kesehatan terhadap perubahan iklim” dipaparkan oleh Danisa Namira selaku perwakilan dari KEBUMI.

Selanjutnya adalah materi “leadership health climate” oleh Novi Nur Fatmawati. Materi ketiga oleh Raynaldy Budhy Prabowo tentang “top up revenue patient’s insurance and to get premium patient (small participants with large income)”. Sesi ini ditutup dengan penyampaian materi tentang “program penyakit kronis” yang disampaikan oleh perwakilan dari Asosiasi Klinik Kabupaten Bogor Elis Tiahisara.

Baca Juga:  Jihad Santri, Jayakan Negeri Ala UIN Bandung

Pada sesi kedua, diskusi panel dengan penyampaian beberapa materi yang dipaparkan secara paralel. Di antaranya soal digitalisasi PKO berbasis OMOD (One Muhammadiyah One Data) dashboard decision support systems dan implementasi keamanan data rekam medis elektronik yang disampaikan oleh Anwar Siswanto.

Dikupas juga soal sistem instalasi pengolahan air limbah, efektif dalam mengatasi problem limbah berbahaya, yang disampaikan oleh Ujang Misbahudin. Kemudian ada materi tentang energi terbarukan solar panel oleh Toto Sukasmanto dan ventilator mekanik parametrik oleh Wira Majid.

Selain seminar, acara ini juga dimeriahkan oleh bakti sosial, pemeriksaan ketajaman penglihatan, dan deteksi kelainan kornea, dengan tema “Best Access For Low Vision Gen Z and Recovering Elderly Blindness”.

Baca Juga:  Ciri dan Prinsip Jurnalis yang Menganut Prinsip Jurnalisme Profetik, Begini Kata Praktisi Media

Acara ini dilaksanakan di Aula Universitas Muhammadiyab Bogor Raya (UMBARA) dan diikuti oleh kurang lebih 150 peserta dari berbagai usia, yaitu tingkat MI, MTs, MA, mahasiswa, juga dari para lansia.

Bakti sosial ini bertujuan untuk mengembangkan kolaborasi berbagai stakeholder untuk meningkatkan pemahaman perubahan iklim dan kesehatan, mendorong aksi kolaboratif, dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia.

Acara ini didukung oleh berbagai lembaga, yaitu Koperasi Jasa Khairu Ummah, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Lazis Assalam Fil Alamin, Dikdasmen, Iropin, dan Klinik Darunnajah.***(MPKU/Marlia Elsinarti/Lina Marlina)

PMB UM Bandung