UMBandung
Islampedia

Lima Cara Meningkatkan Kualitas Salat

×

Lima Cara Meningkatkan Kualitas Salat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (Istockphoto)

BANDUNGMU.COM, Bandung — Nabi Ibrahim pernah mengungkapkan suatu permohonan kepada Allah SWT yang kemudian diabadikan dalam Al-Quran, “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS Ibrahim: 40).

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Asep Sholahuddin, mengungkapkan bahwa doa Nabi Ibrahim ini ditujukan kepada seluruh umat Islam.

“Ada hal yang menarik untuk dikaji lebih dalam mengapa perintah salat dalam ayat tersebut menggunakan kata tegakkan bukan lakukan,” ujar Asep seperti dikutip dari laman resmi Muhammadiyah pada Rabu (22/05/2024).

“Mengapa kata perintah salat di dalam Al-Quran menggunakan kata dirikan dan tegakkan, bukan lakukan. Ini jadi salah satu rahasia yang terdapat dalam Al-Quran,” ucap alumnus Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Garut ini.

Baca Juga:  Peta Ajaran Islam Menurut Muhammadiyah

Menurut Asep, “tegakkan salat” berarti lebih dari sekadar memenuhi syarat dan rukun salat. Ini menunjukkan bahwa salat yang ditegakkan adalah salat yang berdampak pada kehidupan seseorang setelah salat itu sendiri. Salat yang ditegakkan dengan benar akan berfungsi untuk menjauhkan seseorang dari perbuatan keji dan munkar.

Ini selaras dengan tujuan utama dari salat dalam Islam, yang bukan hanya sebagai ritual ibadah tetapi juga sebagai sarana untuk membangun karakter dan moral yang baik. Ketika seorang muslim mendirikan salat, mereka diharapkan untuk membawa nilai-nilai yang diajarkan dalam salat itu ke dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Tidak Akan Ada Yang Bisa Melampaui Isra Mikraj

Asep kemudian membeberkan cara agar salat memiliki kualitas yang baik. Ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas salat.

Pertama, melaksanakan salat tepat pada waktunya atau di awal waktu menunjukkan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. Kedua, salat berjamaah memiliki nilai pahala yang lebih besar dan mempererat ukhuwah Islamiah di antara sesama muslim.

Ketiga, menambah salat sunah, terutama salat rawatib yang mengiringi salat fardhu, dapat menambah kedekatan kita kepada Allah. Keempat, melaksanakan salat sesuai dengan tuntunan dan tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah memastikan kita melaksanakan ibadah dengan benar.

Baca Juga:  Jangan Duakan Masjid Muhammadiyah

Kelima, memahami arti dan makna dari bacaan-bacaan dalam salat membantu kita untuk lebih khusyuk dan sadar dalam beribadah.

“Oleh karena itu, doa Nabi Ibrahim mengajarkan kita bahwa mendirikan salat berarti menegakkan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam Islam. Ini bukan hanya tentang memenuhi kewajiban ritual, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang lebih baik melalui individu-individu yang menjaga hubungan baik dengan Allah SWT dan sesama manusia,” tandas Asep.***

PMB UM Bandung
Islampedia

BANDUNGMU.COM — Sering kali kita merasa bahwa Allah…