Peneguhan Ideologi, Abdul Mu’ti: Muhammadiyah Lekat dengan Paradigma Tajdid

oleh -
tajdid muhammadiyah

BANDUNGMU.COM, Yogyakarta – Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta menggelar Pertemuan Bulanan dalam rangka Peneguhan Ideologi Muhammadiyah bagi seluruh guru dan karyawan.

Acara yang dibuka oleh Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah, H. Aly Aulia L.c., M.Hum diisi oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti MEd, Senin (01/02/2021).

Dalam sambutannya, Aly Aulia berharap guru dan karyawan dapat menerjemahkan misi tajdid Muhammadiyah, baik purifikasi maupun dinamisasi dalam kesehariannya selama proses belajar mengajar berlangsung.

Baca Juga:  Cara Aisyiyah Lawan Kekerasan Seksual

“Semoga dengan diadakannya acara ini, paradigma tajdid Muhammadiyah yang dikenal sebagai gerakan dakwah Islam berkemajuan dapat terinternalisasi kepada guru dan karyawan Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah sebagai penggerak kader persyarikatan dengan baik,” ungkap Aly Aulia.

Sedangkan Abdul Mu’ti, dalam pemaparan materinya mengingatkan bahwa, misi tajdid itu menjadi ciri khas dan melekat pada jati diri serta kepribadian persyarikatan Muhammadiyah.

Muhammadiyah sebagai peletak dasar gerakan Islam dan penerus gerakan pembaharu adalah identitas yang harus kita jaga dan terus dikembangkan.

Baca Juga:  Gerak Total Muhammadiyah Menangani Bencana Banjir di Kalsel

Mu’ti menambahkan bahwa Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta merupakan produk dari tajdid Muhammadiyah dalam bidang pendidikan. Oleh karenanya, ia berpesan agar tajdid Muhammadiyah dalam pemikiran maupun gerakan lahir dari civitas akademika madrasah ini.

“Mu’allimin adalah kiblat dari lembaga pendidikan Muhammadiyah yang ada di penjuru tanah air, sehingga diharapkan terus melahirkan para kader yang bisa membawa misi Islam rahmatan lil-‘alamin yang digagas oleh Muhammadiyah ke kancah global,” pungkas guru besar UIN Syarif Hidayatullah ini. (FKR)

Sumber: suaramuhammadiyah.id

No More Posts Available.

No more pages to load.