News

Ridwan Kamil Minta Kampus Ciptakan Prodi Kekinian sesuai Kebutuhan Zaman

×

Ridwan Kamil Minta Kampus Ciptakan Prodi Kekinian sesuai Kebutuhan Zaman

Sebarkan artikel ini
Foto: Humas

BANDUNGMU.COM – Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil meminta stakeholder dan dosen perguruan tinggi di Jabar untuk menciptakan program studi kekinian sesuai dengan kebutuhan zaman.

Menurut Kang Emil—sapaan akrabnya—hal tersebut penting demi menghasilkan sumber daya manusia yang cakap terhadap revolusi digital 4.0.

“Poin terbesar, di sini jangan hanya business as usual, tetapi lakukan terobosan yang saat ini dibutuhkan menghadapi perubahan zaman ini, yaitu dengan jurusan-jurusan baru yang dulu tidak ada. Seperti prodi renewable energy,  digital marketing, teknologi media sosial, teknologi pangan, yang menjawab revolusi 4.0,” kata Kang Emil, dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, Jumat (11/02/2022) siang.

Baca Juga:  Venture Capital Academy SUMU Siapkan Pengusaha Muhammadiyah Masuk 100 Orang Terkaya di Indonesia

Untuk merespons disrupsi pandemi Covid-19 dan disrupsi digital 4.0, Kang Emil berharap stakeholder hingga dosen perguruan tinggi se-Jabar dapat menyiapkan skema terbaik saat memberikan pembelajaran.

Pasalnya, di masa depan, dosen di perguruan tinggi tak akan menjadi distributor ilmu, tetapi sebagai pemilah ilmu yang akan dipelajari oleh mahasiswanya.

“Adanya revolusi digital dengan ekonomi 4.0, kemudian disrupsi pandemi yang mengubah cara kita hidup, itu harus direspons. Insyaallah, kalau perguruan tinggi pandai beradaptasi, mimpi Indonesia negara maju, sebagian besar disumbang dari SDM yang diproduksi oleh perguruan tinggi, khususnya di Jabar,” ujarnya.

Baca Juga:  Transformasi TV Digital, Ridwan Kamil Sebut Ada 240.000 Lapangan Kerja Baru Bidang Content Creator

Hal ini menjadi tantangan berat bagi Provinsi Jabar karena jumlah penduduknya terbesar se-Indonesia.

Namun keuntungannya berbanding lurus dengan jumlah universitas dan perguruan tinggi yang mencapai 450.

“Jadi, provinsi dengan penduduk terbesar ini jumlah perguruan tingginya juga terbanyak, yakni ada 450. Kita sedang persiapan menuju negara maju karena di G-20 saja kita peringkat 16,” sebutnya.

Demi mengejar mimpi Indonesia menjadi negara maju di 2045, Provinsi Jabar adalah poros utama dalam menunjang dunia pendidikan mencapai peringkat empat di G-20 untuk 20 tahun mendatang.

Baca Juga:  Inilah 3 Universitas yang Berdekatan dengan UM Bandung, Apa Saja?

Hal itu dapat terwujud asalkan para stakeholder dan dosen siap merespons adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19.

“Insyaallah bisa masuk peringkat empat dalam 20 tahun ke depan. Itu hanya bisa terjadi kalau perguruan tinggi di Jabar merespons perubahan-perubahan zaman. Yang sekarang sudah datang, yaitu disrupsi pemanasan global dengan konsekuensi energi hijau dan ekonomi hijau,” pungkasnya.***