BANDUNGMU.COM — Bobotoh saalam dunya (seluruh dunia) pasti kenal dengan legenda Persib Bandung yang satu ini. Ya, inilah Djadjang Nurdjaman atau biasa akrab disapa Djanur.
Djanur termasuk sosok legenda yang komplet. Saat menjadi pemain Persib, dia mempersembahkan dua gelar. Ketika menjadi asisten pelatih Indra Thohir pun demikian adanya, Djanur mampu mengantarkan Persib juara kompetisi profesional perdana.
Tak kalah mentereng, saat didapuk menjadi pelatih Persib, dua tahun berselang, tepatnya pada 2014, Djanur berhasil membawa Persib juara kompetisi sepakbola tertinggi Indonesia setelah 19 tahun puasa gelar.
Djanur membawa Persib menjadi juara di Kompetisi Divisi Utama Perserikatan 1986 setelah pada laga final meraih kemenangan 1-0 atas Perseman Manokwari di Stadion Utama Senayan, Jakarta, 11 Maret 1986.
Kemenangan Persib pada pertandingan tersebut ditentukan gol Djanur di menit 77. Praktis, kepastian juara tersebut disambut gemuruh sukacita bobotoh yang memenuhi seisi stadion.
Momen juara kedua yang dirasakan Djanur adalah ketika Persib menjadi juara di Kompetisi Perserikatan Divisi Utama musim 1989/1990.
Pada partai final di Stadion Utama Senayan, Jakarta, 11 Maret 1990, Pangeran Biru mampu mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0. Djanur telah tampil sejak menit pertama di laga itu, tapi sayangnya tidak mampu mencetak gol.
Sosok Djanur merupakan legenda Persib Bandung yang cukup unik karena mampu menorehkan prestasi untuk Maung Bandung pada waktu dan momen yang berbeda-beda.
Debut Djanur
Djadjang Nurdjaman melakoni debutnya sebagai pelatih Persib dengan raihan satu poin. Hasil itu terjadi ketika Pangeran Biru ditahan imbang 1-1 oleh Persipura di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, pada 13 Januari 2013 silam.
Sebelumnya, Djanur sebatas staf di tim pelatih Persib. Tepatnya saat mendampingi Indra Thohir di Kompetisi Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia I 1994/1995 serta di Liga Indonesia XIII 2007 kala mendampingi Arcan Lurie.
Pada pertandingan melawan Persipura sendiri, Persib sejatinya tertinggal lebih dulu oleh gol yang dibuat Bio Paulin di menit 22.
Namun, skuad asuhan Djanur pantang menyerah hingga akhirnya gol penyama keadaan tercipta di menit 90, lewat aksi gelandang asing Mbida Messi. ***
__________________________________
Sumber: persib.co.id
Editor: Feri A









