Luis Milla Bawa Dua Asisten, Begini Nasib Budiman dan Yaya

oleh -
Foto: persib.co.id.

BANDUNGMU.COM, Bandung — Asisten pelatih Budiman dan pelatih fisik Yaya Sunarya masih menjadi bagian dalam staf pelatih Persib. Keduanya tetap menjalankan tugasnya mnghadapi pertandingan lanjutan Liga 1 2022/2023.

Keduanya akan berkolaborasi dengan dua asisten baru Manuel Perez-Cascallana dan Carlos Grande Rodriguez untuk membantu pelatih Luis Milla.

Budiman menjadi asisten pelatih ketika Persib ditangani Robert Alberts. Jauh sebelum itu, ia menjadi pelatih Diklat Persib. Ia pernah mempersembahkan gelar juara Liga 1 U-19 pada 2018.

Pada tahun yang sama, Budiman bersama Kartono Pramdhan juga berhasil membawa tim Persib U-16 mengangkat trofi juara Elite Pro Academy PSSI edisi pertama.

Pada level turnamen, Budiman juga pernah membawa Persib U-17 menjadi finalis Piala Soeratin regional Jawa Barat.

Baca Juga:  Kalah dari Arema, Robert Kecewa

Sementara, Yaya Sunarya menjadi pelatih fisik Persib sejak 2003 ketika ditangani pelatih asal Cile yakni Juan Antonio Paez.

Sama halnya dengan Budiman, Yaya juga mengantongi lisensi kepelatihan A AFC. Ia punya andil ketika Persib menjuarai Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015 lalu.

Harus menang

Sementara itu juru taktik Maung Bandung Luis Milla Aspas menargetkan kemenangan atas Arema FC pada laga pekan ke-9 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu 11 September 2022.

Pelatih asal Spanyol itu berharap kemenangan atas RANS Nusantara di laga kandang sebelumnya bisa terulang di pertandingan tandang.

Baca Juga:  Menunggu Adu Taktik Luis Milla dan Javier Roca di Stadion Kanjuruhan

“Kami menghormati Arema dengan segala situasi yang terjadi di dalamnya. Tapi, kami juga sudah melakukan pekerjaan yang cukup baik di pertandingan sebelumnya. Kami ingin kembali melakukan hal itu di pertandingan nanti,” kata pelatih berusia 56 tahun itu.

Kendati demikian, Milla mengatakan, butuh kerja keras dan kedisiplinan anak asuhnya untuk bisa meraih kemenangan atas Arema FC.

Ia menganggap Arema selalu tampil dengan motivasi tinggi ketika bermain di kandang, meski baru saja melakukan pergantian pelatih.

“Arema adalah tim dengan kerja sama yang bagus. Di beberapa laga, mereka mendapat hasil yang kurang baik, lalu terjadi pergantian pelatih. Tapi, Arema adalah tim dengan pendukung besar, terutama ketika main di rumahnya,” terang Milla.

Baca Juga:  Kenapa Klok Jadi Kapten Persib? Ini Penjelasan Robert

“Mereka juga salah satu tim paling kompetitif di Liga dengan pemain-pemain berkualitas, terutama di lini tengah dan tiga penyerangnya yang menjadikan tim ini semakin menarik,” tambahnya.

Singo Edan berada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan nilai 11, hasil 3 kali menang, sekali imbang, dan 4 kalah. Dari tiga kemenangan, dua di antaranya terjadi di laga kandang, yaitu ketika menjamu PSIS Semarang (30 Juli 2022) dan RANS Nusantara (24 Agustus).***

______

Sumber: persib.co.id

Editor: FA

No More Posts Available.

No more pages to load.