Edukasi

Yudisium Universitas Muhammadiyah Bandung Cetak Kader Persyarikatan

×

Yudisium Universitas Muhammadiyah Bandung Cetak Kader Persyarikatan

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung) menggelar yudisium program sarjana tahun akademik 2020/2021 pada Jumat (10/12/2021) pagi di Auditorium KH Ahmad Dahlan.

Acara tersebut dihadiri oleh rektor beserta wakil rektor, Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, para dosen, dan 41 mahasiswa peserta yudisium dari Program Studi Agribisnis, Bioteknologi, dan Farmasi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung Utan Sohiro Ritonga, SP., M.Sc. mengatakan bahwa dalam perspektif akademik, yudisium bermakna pengkukuhan kelulusan seorang mahasiswa yang dianggap telah memenuhi syarat kelulusan akademik pada suatu program studi yang telah ditetapkan dalam peraturan perguruan tinggi.

Baca Juga:  Tingkatkan Akreditasi, Lulusannya Harus Isi Tracer Study

”Ibarat pernikahan, yudisium itu adalah acara ijab dan kabul. Dengan adanya yudisium, sebenarnya secara sah mahasiswa telah menyandang gelar sarjana,” ucap Utan.

Utan berharap, agar para mahasiswa yang telah mengikuti yudisium, nantinya dapat menjadi kader persyarikatan yang baik dan berkualitas di tengah masyarakat sehingga bisa mengemban amanah serta visi persyarikatan.

”Dengan demikian, maka bekal tersebut dapat membantu para mahasiswa membawa masyarakat menjadi masyarakat yang islami dengan sebenar-benarnya,” lanjutnya.

Jangan berpuas diri

Baca Juga:  Empat Langkah Meningkatkan Kompetensi Guru PAUD Aisyiyah

Sementara itu, mahasiswa atau yudisial dari Program Studi Farmasi UMBandung Ghalda Fadhilah merasa bersyukur diberi kepercayaan menjadi mahasiswa terbaik dari seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium.

”Apa pun predikat kelulusan yang kita peroleh, bukan berarti setelah kita menerima gelar, lantas kita cepat berpuas diri diraih. Ini adalah awal baru bagi kita untuk menghadapi kehidupan di masa depan, menjadi insan yang bermanfaat, membawa kemajuan, dan membawa role model bagi masyarkat,” ungkap Ghalda.

Ia berharap, dirinya dan mahasiswa yang telah melakukan yudisium dapat menjalankan amanah atas ilmu yang didapat dari para dosen di UMBandung.

Baca Juga:  Muhammadiyah: Negara atau Bangsa?

”Selain itu, mudah-mudahan hal ini juga bisa menjadi motivasi untuk adik-adik tingkat yang masih menjalani studi untuk tetap semangat dan mendapatkan hasil yang diinginkan dengan baik,” tandasnya.

Uniknya, acara yudisium ini digelar dengan dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris. Selain itu, acara ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian disiarkan secara langsung melalui channel youtube UMBandung.***(Firman Katon)