Angkat Tema Pahlawan Muda Era Milenial, Enam Mahasiswa UM Bandung Raih Juara Dua Videografi

oleh -

BANDUNGMU.COM – Sebanyak enam mahasiswa Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) berhasil meraih juara kedua dalam perlombaan Videografi SATMENWA 806/GYB-UPN Veteran Jawa Timur yang diumumkan pada awal November 2021 lalu.

Mereka adalah, M Naufal Afrian dari jurusan Manajemen, Marcelista Tiur Maida dari jurusan Ilmu Komunikasi, Annita Azzahra jurusan Ilmu Komunikasi, Aneu Kurniasih jurusan Ilmu Komunikasi, Rizki Aprizal jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Aliman Khoerul Ibad jurusan Teknik Informatika.

Perlombaan yang mengangkat tema “Pahlawan Muda Era Milenial“ tersebut, diikuti oleh mahasiswa, anak SMA, dan masyarakat umum.

Annita Azzahra adalah salah satu mahasiswa yang mengikuti lomba tersebut. Menurut dia, keikutsertaan timnya dalam lomba tersebut, berawal dari kegiatan mengikuti acara pelatihan film yang diadakan oleh UKM ARTSIDE UM Bandung.

”Kami mengadakan pertemuan untuk pembahasan film apa yang akan diproduksi dan akhirnya terpikirkan untuk mengikuti lomba tersebut. Alhamdulillah hasilnya ternyata cukup menggembirakan,” ujar Annita Azzahra, Selasa 23 November 2021.

Wanita yang menggemari videografi sejak SMA tersebut mengatakan, salah satu poin penilaian juri dilihat dari seberapa banyak orang yang memberikan tanda likes pada video yang diunggah selama tiga hari ke akun Instagram pribadi.

”Jadi, kami memutuskan untuk membuat film pendek ‘(Pah) Lawan’ dan kami juga mendapatkan 1000 likes dari followers aktif,” ucapnya.

Selain Annita Azzahra, ada juga Aliman Koerul Ibad. Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UM Bandung ini mengatakan, film yang berjudul ”(Pah) Lawan” menceritakan seorang sosok yang mewakili pahlawan di era milenial dari sisi perempuan.

”Jadi, tokoh perempuan ini adalah perwujudan dari pahlawan di era milenial bahwa pahlawan itu tidak hanya lelaki, tetapi perempuan juga seorang pahlawan,” tutur Aliman Koerul Ibad.

Aliman Koerul Ibad pun, mengajak kepada teman-teman yang lain bahwa jika ingin mengikuti sebuah kompetisi atau perlombaan, perlu punya jiwa yang sungguh-sungguh.

”Tujuannya supaya tidak setengah-setengah dalam mengikuti lomba. Karena meskipun tadinya kita cuma pengen nyari pengalaman, kalau misalkan tidak dibarengi dengan kesungguhan, sama saja rasanya jadi enggak enak,” Aliman Koerul Ibad.

Selain itu, mahasiswa Prodi Manajemen yang juga mengikuti perlombaan, Muhammad Naufal Afrian mengatakan, video yang dibuat oleh timnya ingin menyampaikan dan menyadarkan bahwa pahlawan muda zaman sekarang tidak harus mengikuti peperangan ataupun menjadi militer.

”Menjadi pahlawan muda pada era milenial bisa dilakukan salah satunya dengan cara memberikan kontribusi positif terhadap bangsa ini. Modal itu sudah lebih dari cukup untuk menjadi pahlawan muda era milenial,” jelas Naufal.

Ia berharap ke depannya, dirinya dan tim ingin terus membawa nama baik kampus UM Bandung terutama dalam bidang videgrafi.

”Saya yakin, selain meningkatkan prestasi akademik, mengukir prestasi non-akademik di luaran sana juga akan membawa harum kampus kebanggaan kita ini,” tuturnya.***(Firman Katon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *