Penggunaan sunscreen kini menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan kulit masyarakat Indonesia. Pada 2025, cuaca yang semakin panas dan indeks sinar UV yang meningkat mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya perlindungan kulit untuk kesehatan jangka panjang.
Masyarakat menggunakan sunscreen sebagai perlindungan utama untuk mencegah kulit terbakar. Produk ini juga membantu mengurangi risiko flek hitam dan memperlambat munculnya tanda penuaan dini, terutama dengan SPF 30 hingga SPF 50 untuk pemakaian harian.
Berbagai jenis sunscreen kini menjadi favorit, seperti sunscreen gel, water-based sunscreen, dan sunscreen hybrid. Banyak pengguna memilih tekstur gel dan water-based karena terasa ringan, cepat menyerap, dan tidak meninggalkan rasa lengket.
Sunscreen hybrid memberikan perlindungan UVA dan UVB yang lebih luas. Formulanya tetap stabil di iklim tropis sehingga pengguna memperoleh proteksi maksimal sepanjang aktivitas luar ruang.
Selain memilih formula dan SPF yang tepat, pengguna perlu mengaplikasikan ulang sunscreen setiap dua hingga tiga jam. Kebiasaan ini menjaga efektivitas perlindungan kulit sepanjang hari.
Menjawab kebutuhan tersebut, banyak brand menghadirkan sunscreen dalam bentuk spray dan stick yang lebih praktis. Dengan pilihan yang semakin beragam, sunscreen diperkirakan tetap menjadi produk perawatan kulit paling dibutuhkan sepanjang 2025, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. ***(IK22/Neng Wafa)









