IPM Ranting SMP Muhammadiyah 8 Antapani Gelar Pengkaderan “Taruna Melati” Online

oleh -

BANDUNGMU.COM – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 8 Bandung, menggelar pelatihan kader untuk Taruna Melati 1, pada hari Jumat, 29 Januari 2021, ini. Karena dilaksanakan di masa pandemik Covid-19, kegiatan pelatihan ini dilakukan secara online yang bertemakan: “Membentuk Kader Tangguh di Masa Pandemik.”

Meskipun digelar secara online, kegiatan pelatihan ini berjalan lancar, tetap memiliki semangat yang sama, yakni untuk melanjutkan tongkat estapeta kepemimpinan di IPM. Selain itu adanya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman materi organisasi kemuhammadiyahan dalam ruang lingkup pelajar dan diberikan pada pengurus dan anggota baru IPM.

Pada acara pembukaan ini, dihadiri langsung oleh pengurus dari Pimpinan Muhammadiyah Cabang Cibeunying Kidul dan PD IPM Kota Bandung. Sekaligus dibuka langsung oleh kepala sekolah Bapak Taofik Yusmansyah, dan beliau berpesan pada peserta kegiatan ini, untuk tetap bersemangat dan berkreasi dalam organisasi IPM.

“Tentunya, dengan adanya kegiatan ini (Taruna Melati 1) dapat membentuk kader yang tangguh dan dibarengi aneka kegiatan inovatif yang melahirkan kebaruan, visioner, dan mampu menjawab tantangan kekinian. IPM ialah wadah yang tepat untuk membentuk diri kader.” Ujarnya.

Seperti dituangkan dalam agenda acara, kegiatan ini akan berlangsung tanggal 29,30 Januari dan 5,6 Februari, yang diikuti sebanyak 49 peserta dan dihadiri sekira 20 Panitia. Kegiatan Taruna melati 1 ini akan banyak diisi dengan pemberian materi Keislaman, Kemuhammadiyahan dan Keorganisasian IPM; yang dibimbing oleh instruktur IPM daerah Kota Bandung.

Sebagaimna yang kita ketahui kegiatan di sekolah sudah dihentikan satu tahun lebih dikarenakan pandemik covid 19. Imbas dari kebijakan ini berbagai kegiatan sekolah harus beralih ke virtual, begitu pun dengan kegiatan pengkaderan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang beralih dari offline ke online. Salah satu kegiatan itu ialah Taruna Melati I.

Kontributor: Cepi Aunilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *